Editor : Wiwid Abid Abadi
KENDARI – Kelompok Cipayung Plus Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang terdiri dari PMII, HMI, GMNI, PMKRI, GMKI, KMHDI, LMND, dan PERMAHI, menggelar aksi damai di Mapolda Sultra, Selasa (1/10).
Aksi damai itu untuk mengawal perkembangan pengusutan kasus penembakan kader PMII, almarhum Randi, dan meninggalnya mahasiswa Fakultas Teknik UHO, Yusuf Kardawi, saat aksi demonstrasi di Gedung DPRD Sultra, Kamis (26/9), lalu.
Baca Juga:
- Tampil Maksimal, SMAN 8 Konsel Optimis Juara Harapan Satu
- Gubernur ASR Beberkan Empat Prioritas Pembangunan di Sultra di Hadapan Lukman Abunawas saat Pengukuhan IKA SMAN 1 Kendari
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Tri Saktiawan Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
- DPRD Konawe Terima Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 dari Pemda, Sekda : Defisit Rp174,5 Miliar Ditutup SiLPA dan Pinjaman
- Ditreskrimsus Polda Sultra Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Pemkot Baubau, Berkas Tersangka Dinyatakan Lengkap
- FEB Unusia Siap Bertransformasi dengan Pimpinan Baru
Setidaknya ada empat tuntutan kelompok Cipayung Plus Kendari, yang dibacakan langsung Ketua PKC PMII Sultra, Erwin Gayus.
Berikut tuntutan tersebut :
1. Meminta agar Polda Sulawesi Tenggara segera mengusut tuntas dan menetapkan tersangka atas insiden yang merenggut nyawa aktivis PMII Randi dan mahasiswa teknik Yusuf saat melakukan aksi di depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara.
2.Meminta Polda segera menindak tegas pelaku penembakan mahasiswa dan dihukum seberat-beratnya.
3.Menolak tindakan represif aparat dalam mengawal aksi demonstrasi mahasiswa.
4.Mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kondusifitas dan stabilitas daerah Sultra dan tidak mudah terprovokasi.
Pantau mediakendari.com dilokasi, massa aksi meninggalkan Polda Sultra setelah ditemui dan menggelar dialog bersama Polda Sultra yang diwakili oleh Dirintelkam Polda Sultra, Kombes Pol Hartoyo dan Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi.
Selain itu, massa aksi juga menggelar doa bersama, sholawatan dan tukar bunga kepada personel yang mengamankan aksi.











