Ratusan orang berunjuk rasa di Brussels pada hari Minggu untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap Uni Eropa ketika Inggris bersiap-siap untuk meninggalkan blok tersebut.
Demonstrasi “March for Europe” dimulai di dekat Pengadilan di kota itu dan melakukan perjalanan sepanjang 2 kilometer menuju Parlemen Eropa.
Demonstrasi itu diadakan pada hari yang sama ketika Perdana Menteri Inggris Theresa May tengah mengadakan pertemuan krisis dengan rekan-rekannya dari pihak Konservatif dan pendukung lantang Brexit di kediaman perdana menteri di Checkers.
Para menteri Kabinet penting membantah laporan media bahwa mereka berencana menggulingkan May dari jabatan puncak negara itu.
Baca Juga :
- SRIKANDI AMBA SULTRA Resmi Diluncurkan, Wadah Konsolidasi dan Sosialisasi Kelembagaan di Sulawesi Tenggara
- Bulog KC Unaaha Raih Penghargaan Bergengsi: Pimpinan Cabang Terbaik se-Indonesia
- Mahakarya Tenun Sobi Curi Perhatian di Belanda, Produk Mantel Heritage Laris di Pasar Internasional
- Tampil Penuh Semangat, Atlet Silat Sultra Harun Akbar Amankan Medali Perunggu di Palembang
- Hugua Wakili Gubernur Bahas Kerjasama dengan BUMN Rusia Terkait Pembangunan Listrik Tenaga Nuklir di Sultra
- World Water Forum ke-10 Sejalan dengan Kearifan Lokal Bali
May pekan lalu meminta penundaan Brexit kepada para pemimpin dari 27 negara Uni Eropa yang disetujui sekurangnya sampai 12 April. [my]











