Ratusan orang berunjuk rasa di Brussels pada hari Minggu untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap Uni Eropa ketika Inggris bersiap-siap untuk meninggalkan blok tersebut.
Demonstrasi “March for Europe” dimulai di dekat Pengadilan di kota itu dan melakukan perjalanan sepanjang 2 kilometer menuju Parlemen Eropa.
Demonstrasi itu diadakan pada hari yang sama ketika Perdana Menteri Inggris Theresa May tengah mengadakan pertemuan krisis dengan rekan-rekannya dari pihak Konservatif dan pendukung lantang Brexit di kediaman perdana menteri di Checkers.
Para menteri Kabinet penting membantah laporan media bahwa mereka berencana menggulingkan May dari jabatan puncak negara itu.
Baca Juga :
- Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dilaporkan ke KPK! Diduga Terima Aliran Dana Tambang Rp 2,09 Triliun PT TMS
- Ampuh Sultra Harapkan Pemilik IUP Tak Salah Gunakan Kepmen ESDM 365 untuk Monopoli Jasa Pertambangan
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
- Tak Miliki PKKPRL dan AMDAL, Izin Tersus PT TMN Dicabut Kemenhub Tapi Masih Ngeyel Beroperasi – GERAK Sultra Desak Kejati Turun
- Proyek Hilirisasi Miliaran Dolar Terancam Seret, Komisi XII DPR RI : Kepastian RKAB Harga Mati
- Peringati HUT ke-30, Polda Sultra Gelar Doa Bersama Hadirkan Ustadz Das’ad Latif
May pekan lalu meminta penundaan Brexit kepada para pemimpin dari 27 negara Uni Eropa yang disetujui sekurangnya sampai 12 April. [my]











