oleh

Ratusan Supir Truk Buteng Kepung Kantor Bupati

-NEWS-112 dibaca

Reporter : Syaud Al Faisal
Editor: Sardin.D

 

Redaksi

BUTON TENGAH – Ratusan supir truk mengepung Kantor Bupati Buton Tengah (Buteng) Para supir menggelar aksi solidaritas bersama Aliansi Mahasiswa Pemuda Bersuara (Ampera) karena tidak berdayanya mereka dalam setiap pekerjaan di Buton Tengah. Senin, Agustus 2020.

Salah satu supir truk, La Iki mengatakan pihaknya saat ini sangat kecewa dengan kepemimpinan Bupati Buteng dimana pemerintah daerah (Pemda) kurang memperhatikan dan memberdayakan masyarakat lokal (sopir) dalam pengangkutan bahan material pada setiap pekerjaan (proyek) yang dilaksanakan oleh Pemda Buteng.

“Jadi saat ini kami sangat kecewa dengan pemimpin, kurang memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya, masa mereka lebih baik datangkan mobil dari luar ketimbang mau pake mobil yang ada di Buteng, ini kan sama saja mau membunuh pelan-pelan kami, mana situasi pandemi Covid-19, cicilan, tambah lagi menghidupi keluarga,” ujarnya saat ditemui media ini Senin, 09 Agustus 2021.

Lanjut La Iki mengatakan selain dipulangkan untuk ikut memuat pada pekerjaan, harga jasa yang mereka tawarkan dari pihak kontraktor pekerjaan, dibawah harga rata-rata dari harga yang selama ini disepakati, dengan dalih jika tidak sepakat dengan harga yang kami tawarkan maka kami akan datangkan mobil dari luar.

“Jadi memang ini sangat sakit, kami warga Buteng hanya jadi penonton dinegeri sendiri, melihat kontraktor dari luar meraup keuntungan di Buteng tapi masyarakat Buteng ditelantarkan,” teriaknya

Selanjutnya La Iki berharap kepada Bupati Buteng, Samhuddin untuk lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya, demi kemajuan Buteng yang berkah yang diangung-agungkan selama ini.

“Jadi kalau mau berkah maka harus merespon jeritan rakyat jelata ini, berdayakanlah mobil angkutan yang ada disini, kami juga butuh makan, jika tidak maka jangan salahkan kami untuk bertidak lebih keras dilapangan,” harapnya.

Sebagai informasi setelah melakukan orasi cukup lama didepan gerbang Kantor Bupati Buteng dan tidak ditemui oleh unsur pimpinan Pemerintah Daerah Buteng, maka massa aksi meluapkan emosinya dengan menumpahkan dua trek bahan material batu kapur didepan gerbang sebagai bentuk kekesalan mereka terhadap pelayanan pemerintah Buteng.

Selanjutnya Massa Aksi melanjutkan orasinya di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Tengah.

 

Terkini