KENDARI – Meski menuai kritikan dari berbagai pihak terkait pembangunan Kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) yang baru, namun Gubernur, Ali Mazi bersikukuh akan tetap mewujudkan rencananya itu.
Ali Mazi menuturkan, sebagai Ibu Kota Provinsi Sultra, Kota Kendari haruslah mencerminkan kebersihan. Terlebih, kata Ali Mazi, jika gedung perkantoran terlihat bagus dan bersih, maka pekerja di lingkungan gedung itu juga memiliki pemikiran yang segar.
“Kalau daerah kita kotor, orang bisa buang sampah sembarangan. Tapi kalau bangunan kita bagus, bersih, tamannya tertata, orang di lingkungan gedung pikirannya juga segar,” ujar Ali Mazi saat ditemui di salah satu hotel di Kendari, Kamis (18/7/2019).
Ali Mazi juga menerangkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra haruslah menciptakan budaya yang bersih, agar masyarakat tidak membuang sampah di sembarang tempat.
BACA JUGA :
- Polda Sultra Gelar Doa Bersama Dalam Rangka Menyongsong Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026
- Malyqa Aurora Wakili Sultra di Ajang Supra Stars Indonesia 2026
- Kapolda Sultra Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian
- Kasus Penipuan Online di Sultra Tembus 943 Perkara, Facebook Jadi Modus dan Media yang Paling Dominan
- Berhasil Kurangi Pengangguran, Lima Daerah di Sultra Raih Penghargaan dari Kemendagri
“Ya, harus tetap dibangun. Mau biarkan kumuh?,” tegasnya.
Lebih lanjut kata Ali Mazi, Gubernur tidak dapat memberikan kepuasan, karena menurutnya yang dikeluarkan adalah suatu kebijakan.
“Kritikan itu biasa, tapi kalau kita larut dengan kritikan kemudian tidak membangun. Ya, mati kita. Itu bukan untuk kepentingan pribadi saya,” pungkasnya. (A)
Reporter : Kardin











