Reporter : M. Ardiansyah R.
Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara telah meminta Pertamina untuk menambah kuota suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Sultra. Penambahan ini dilakukan untuk merespon kelangkaan BBM yang kerap terjadi.
Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Pertamina untuk membahas hal tersebut. “Kita sudah rapatkan kemarin, dalam upaya penambahan kuota BBM bersama Pertamina,” kata Ali Mazi saat di temui MEDIAKENDARI.com, Senin,(18/11/2019)
Baca Juga :
- Sultra Maimo 2026 di Kendari Berakhir 9 Agustus
- Peringati Hari Lahir Kejaksaan Tahun 2026, Asintel Kejati Sultra : Ada Tauziah Ustad Das’ad Latif sampai Adhyaksa Run
- Ditlantas Polda Sultra Edukasi Pengemudi Angkutan Barang, Tekankan Kelaikan Kendaraan Demi Keselamatan
- Angkat Tema Sinergi Polri dan Masyarakat, MEK TV Berikan Penghargaan kepada Kapolda Sultra melalui Kabid Humas
- Jadi Narasumber Program Jaksa Menjawab, Asisten Pemulihan Aset dan Kasi Penkum Kejati Sultra Terima Penghargaan dari Komisaris MEK TV
- Diduga Langgar Sejumlah Aturan, LSM Gerak Sultra Desak Bupati Konawe Copot Jabatan Plt Lurah Toronipa
Ali Mazi menjelaskan, penambahan kuota itu untuk memenuhui kebutahan masyarakat, sebab BBM kini sudah menjadi kebutuhan masyarakat baik transportasi, pertanian, perikanan, hingga industri pertambangan Sultra
“Sudah ada proses memang untuk Sultra harus di tambah, mulai dari pertambangan macam-macam kebutuhan baik itu penggunaan solar,” katanya.
Untuk pelaksanaan kebijakan penambahan kuota, lanjut Ali Mazi, pihaknya masih masih menunggu pergantian direktur PT. Pertamina. “Sekarang ini masih ada pergantian, yah, kita sabar sebentar, setelah pergantian itu mungkin sudah ada proses,” tutupnya. /B











