Reporter : M. Ardiansyah R.
Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara telah meminta Pertamina untuk menambah kuota suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Sultra. Penambahan ini dilakukan untuk merespon kelangkaan BBM yang kerap terjadi.
Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Pertamina untuk membahas hal tersebut. “Kita sudah rapatkan kemarin, dalam upaya penambahan kuota BBM bersama Pertamina,” kata Ali Mazi saat di temui MEDIAKENDARI.com, Senin,(18/11/2019)
Baca Juga :
- Tambang Galian C Ranokomea Diduga Ilegal Kembali Beroperasi, FPLMP Desak Propam Polda Sultra Periksa Kapolsek Poleang Barat
- Respons Cepat Keluhan Warga, Kapolres Konsel Kerahkan Mobil AWC Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di Desa Watumerembe
- Polres Konsel Ungkap Kasus Curanmor di Palangga, Dua Pelaku di Bawah Umur Diamankan Saat Nongkrong di Desa Apure
- Mediator Hukum Sri Wulandari, S.H., M.H.,C.Me : Kritik Ridwan Bae ke Gubernur ASR Adalah Masukan Positif, Bukan Ranah Kadis Pariwisata
- Memaknai Hari Sumpah Pemuda SRI WULANDARI, S.H., M.H. : Dari IKRAR 1928 Menuju KEADILAN 2026
- Kapolda Sultra sebut Lelang Barang Rampasan Negara Jadi Wujud Transparansi dan Pemulihan Aset
Ali Mazi menjelaskan, penambahan kuota itu untuk memenuhui kebutahan masyarakat, sebab BBM kini sudah menjadi kebutuhan masyarakat baik transportasi, pertanian, perikanan, hingga industri pertambangan Sultra
“Sudah ada proses memang untuk Sultra harus di tambah, mulai dari pertambangan macam-macam kebutuhan baik itu penggunaan solar,” katanya.
Untuk pelaksanaan kebijakan penambahan kuota, lanjut Ali Mazi, pihaknya masih masih menunggu pergantian direktur PT. Pertamina. “Sekarang ini masih ada pergantian, yah, kita sabar sebentar, setelah pergantian itu mungkin sudah ada proses,” tutupnya. /B











