Reporter : Hasrun
Editor : Taya
KASIPUTE – Ribuan masyarakat Bombana, Sulawesi Tenggara memadati Ruang Terbuka Hijau (RTH) saat kegiatan Road Safety Millenial Festival (RSMF), Minggu (17/3/2019). Mereka yang hadir didominasi anak sekolah.
Bupati Bombana, H. Tafdil menyebutkan berdasarkan catatan PBB jumlah manusia yang meninggal dunia, akibat kecelakaan lebih banyak jika dibandingkan dengan korban bencana alam teror dan kriminalitas.
Baca Juga :
- Jembatan Tampabulu Nyaris Tak Layak Dilalui, Pemkab Bombana Siapkan Perbaikan Darurat
- Jembatan Rusak di Poleang Utara Kembali Makan Korban, Warga Desak Perbaikan Permanen
- Safari Ramadan di Bombana, Wagub Sultra Tekankan Nilai Takwa dan Kepedulian Sosial
- PNS di Bombana Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
- Ketua Umum OASIS Sultra Soroti Penanganan Aksi di Bombana, Minta Evaluasi
- Penanganan Aksi di Bombana Dipersoalkan, Okri Soroti Sikap Kapolres
“Setiap tahun, tidak kurang dari 30 ribu orang meninggal dunia, akibat lakalantas,”ungkap Tafdil dalam sambutanya saat RSMF.
Kata Tafdil, 60 persen dari 30 ribu korban karena kecalakan didominasi kaum milenial.
“Sisanya itu, orang tua karena biasanya jika naik motor tidak banyak yang ugal-ugalan,”ujarnya.
Penyebab kecalakaan disebabkan dari perilaku individu dalam berlalu lintas yang tidak memperhatikan aturan keselamatan di jalan.
“Jadi sayang, pada usia yang masih sangat mudah, mengalami kecalakan, kemudian meninggal atau cacat, sehingga masa depanya pudar, hanya karena tidak patuh berlalulintas,”cetusnya.
Baca Juga :
- BPR Bhatramas Konawe Luncurkan Operasi Pasar Murah: Bantu Masyarakat Miskin dan Tekan Inflasi
- Kontroversi Gedung Koperasi Merah Putih Konawe: Pihak Teknis Bantah Tudingan Tidak Sesuai Spesifikasi
- Penataan Ulang Komposisi Pengurus BPR Bahteramas, Harapan Baru bagi Masyarakat
- MBG di Konawe: Program Baik yang Dipahami Salah, Korwil BGN Klarifikasi Fakta Sebenarnya!
- BGN Tekankan Pentingnya Keamanan Makanan di wilayah SPPG Konawe
- Gerakan Prabowo Indonesia Maju Mengelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santunan Anak Yatim di Tongauna
Tafdil juga mengajak masyarakat yang hadir dalam kegiatan RSMF untuk mendukung dan cinta pada lalu lintas untuk indonesia yang gemilang.
“Bersinergi,bekerja keras untuk menyukseskan Road Sefaty Azzero Accident,”pungkasnya.











