Reporter : Erwino
RAHA – Sebuah rumah milik seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Muna, ludes terbakar Selasa (6/8/2019) sekitar pukul 10:00 Wita.
Dalam musibah ini, rumah berbahan kayu milik ASN bernama Hamran yang terletak di Jalan Kancil, Kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu, Muna nyaris menjadi abu seluruhnya.
Saat musibah ini terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena Hamran, si pemilik rumah tengah menjalankan tugasnya sebagai abdi negara di Dikbud Muna.
Berdasarkan penuturan saksi mata, La Aan, warga sekitar kaget melihat kepulan asap tebal dari rumah pria yang akrab disapa La Engga itu. Setelah didekati, ternyata api sudah menjilati sebagian isi rumah dan bangunan.
BACA JUGA :
- Dekan FEB Unusia Pimpin Kolaborasi Internasional Terbitkan Riset Akuntansi Ekologi Syariah di Jurnal Q1 JURIS
- Hj Rujuwati Harun Nyatakan Siap Maju Sebagai Ketua KKSS Kota Kendari 2026-2030
- KNPI Sultra Desak Kejagung dan Satgas PKH Transparan Soal Denda Administratif Perusahaan Nikel PT TMS di Kabaena Bombana
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
- Jumat Berkah Bapenda Sultra, Bayar PKB di Samsat Drive Thru Dapat Paket Makanan Gratis
- DPC JPKP Nasional Konkep Ajukan Surat RDP ke DPRD Terkait Larangan Aktivitas Nelayan Rumpon di Empat Desa
“Rumahnya hanya terbuat dari papan dan kayu, jadi cepat dimakan api,” kata Aan, yang ditemui di lokasi kejadian.
Melihat api mulai menghanguskan bangunan, kata Aan, warga lalu bergerak cepat untuk menyelamatkan harta benda, diantaranya SK kepegawaian milik Hamran dan baju dinasnya.
Selain itu, warga juga berjibaku dan bergotong royong untuk melawan api yang mulai menghanguskan bangunan dengan peralatan seadanya, seperti ember, baskom dari sumber air terdekat.
Tak lama kemudian juga, armada pemadam kebakaran datang membantu menuntaskan sisa nyala api yang masih berkobar di sejumlah tiang sisa bangunan.
Hingga berita ini diturunkan belum bisa ditaksir berapa kerugian yang dialami La Engga atas musibah yang dialaminya ini. Ia juga belum dapat ditemui untuk dimintai keterangan perihal kebakaran tersebut. (A)











