Reporter : Hasrun
RUMBIA – Sehari setelah pelantikan DPRD Bombana pada 1 Oktober 2019, puluhan pemuda yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Bombana menyampaikan kondisi Bombana terkini, salah satunya kondisi pembangunan jalan yang tidak merata khususnya di Kabaena yang masih jauh dari kata layak.
Muhammad Aswan, salah seorang orator dalam aksi itu mengatakan, anggota Dewan yang baru saja dilantik harus memperjuanagkan hak – hak rakyat Bombana.
“Angggota DPRD yang telah didaulat tidak boleh menutup mata dengan kondisi Bombana,”ujar Aswan saat menyampaikan orasinya.
BACA JUGA :
- Pekan Depan, UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra Gelar Workshop Seni Perfilman dan Seni Rupa
- Tampil Bersama 5 Rekannya, Maliqa Aurora Sukses Memukau di Penutupan Workshop Seni Tari dan Teater UPTD Museum Sultra
- 2 dari 11 Tahanan Kabur Berhasil Ditangkap, 9 Masih Buron Dalam Pengejaran Polres Kolaka Utara
Selain itu, massa aksi juga meminta agar anggota Dewan untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang dana hibah lembaga kemahasiswaan yang ada di Bombana.
“DPR Bombana juga harus membuat Perda mengenai pengelolaan perikanan untuk meningkatkan PAD Bombana,”ucapnya.
Saat berita ini terbitkan aksi masih berlangsung di depan Gedung DPRD Bombana. (A)











