Reporter : Mumun
Editor : Kang Upi
WANGGUDU – Kegembiraan menyambut pelaksanaan pencoblosan suara Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, pada Rabu 17 April besok, menjadi uforia yang dijalani masyarakat di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di Kelurahan Tinobu, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara.
Untuk menyambut pelaksanaan pesta demokrasi ini, warga di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kelurahan Tinobu ini secara bergotong royong menyulap TPS menjadi lebih semarak dengan dekorasi ala pesta pernikahan.
Bak sebuah pesta pernikahan, TPS ini dilengkapi dengan gapura atau flower gate putih yang romantis, dipadu dengan kuntum mawar merah disekelilingnya. Siapapun yang melewati kawasan ini, pasti menyangka warga bukan hendak memilih, tapi kondangan.
Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Tinobu Syawal Liambo saat dimintai tanggapan atas kreatifitas dekorasi ini menuturkan, pada Pemilu tahun 2019 ini pihaknya mengambil terobosan baru untuk mendekorasi TPS seperti layaknya pesta pernikahan.
Baca Juga :
- Warga Morombo Tagih Komitmen Kesejahteraan dari PT Konawe Nikel Nusantara
- Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Anoa 2026, Kapolres Konut Tekankan Sinergi Pengamanan Mudik
- Safari Ramadan di Konawe Utara, Wagub Sultra Pererat Silaturahmi dengan Warga
- Penataan Ulang Komposisi Pengurus BPR Bahteramas, Harapan Baru bagi Masyarakat
- Bersama Bupati, Kapolres Konut Pimpin Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadan 1447 H
- Kapolsek Sawa Sambangi SMAN 1 Lembo, 400 Siswa Diingatkan Bahaya Narkoba dan Miras
“Ini tema kami sendiri, namanya pesta demokrasi kami dan masyarakat ingin suasana yang lain. Pesta demokrasi ini cuman dilaksanakan lima tahun sekali, makanya kami tampil beda,” kata Syawal Liambo, Selasa (16/4/2019).
Menurut Syawal, dengan dekorasi ala pesta pernikahan di tiga TPS ini, diyakini dapat meningkatkan partisipasi pemilih di Kelurahan Tinobu dengan jumlah Daftar Pemilih Tetapnya (DPT) sebanyak 600 lebih, untuk menyalurkan hak pilihnya.
“Kami buat seperti ini dari sisi kenyamanan pemilih mereka lebih sejuk kalau di TPS. Kebetulan peralatannya bukan orang lain, anggarannya kami cukup-cukupkan saja,” ujarnya. (A)











