Reporter : Pendi
LASUSUA – Warga Desa Rantelimbong Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara digegerkan dengan penemuan sesosok mayat lelaki tergeletak di tanah, Selasa (10/09/2019).
Mayat tersebut diketahui bernama Tasmin (46) warga pendatang asal Palopo Sulawesi Selatan yang ditemukan di Dusun V desa Rantelimbong sekitar pukul 09.30 WITA oleh warga setempat bernama Juma (70).
Kepala Dusun V Baharudin menuturkan, bahwa dari pengakuan Juma, korban dilihat terbaring di salah satu kebun jagung milik warga, tidak jauh dari rumah Pak Juma.
“Saat ingin mengecek kebun jagung, tidak sengaja menemukan korban terbaring dalam kondisi tidak bernyawa, dia langsung memberitahukan warga sekitar soal penemuan mayat itu,” kata Baharudin.
BACA JUGA:
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
- Kejati Sultra Turun Tangan, Aset Pemprov yang Bermasalah Mulai Ditelusuri
- Polda Sultra, Kejati dan Pengadilan Tinggi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Berkeadilan
- Istri Gubernur Sultra ASR Bungkam Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2.19, Gerak Sultra Akan Pertanyakan Langsung ke Kejagung dan Kejati Sultra
- Ngaku Polisi di Live Media Sosial, Pria Diduga Bernama Imran Al Mura Diamankan Polsek Ranomeeto
Polisi yang menerima laporan penemuan mayat ini langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Korban juga dibawa polisi ke Rumah Sakit Djafar Harun Lasusua untuk dilakukan visum.
Ditemui di sekitar TKP, Kasat Intelkam Polres Kolut Iptu Muh Saleh mengungkapkan dugaan bahwa korban meninggal akibat tersengat listrik. Hal itu berdasarkan ciri- ciri fisik korban yang mengalami luka bakar.
Ia juga mengungkapkan dugaan bahwa listrik yang menyengat korban berasal dari kawat untuk menjerat babi. Kawat itu bahkan ditemukan masih tersambung disalah satu rumah warga.
“Kita akan melakukan penyelidikan dan akan meminta keterangan kesejumlah saksi, kasus ini belum bisa pastikan karena Pak Juma yang datang melapor belum diminta keterangannya,” bebernya. /A











