Reporter: Kardin
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Massifnya aksi demonstrasi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menjelang Hari Pangan Sedunia (HPS) membuat sebagian kalangan masyarakat khawatir terkait keamanan para tamu Internasional.
Menanggapi itu, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengimbau penyaluran aspirasi tidak sampai anarkis hingga merugikan kegiatan HPS.
“Kita kan tidak mungkin menghalangi aspirasi masyarakat. Tapi harus dengan cara-cara yang menghindari anarkis,” jelas Sulkarnain di DPRD Kendari, Selasa (29/10/2019).
BACA JUGA:
- Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Tingkatkan Kompetensi Operator SPBU di Sulselbar Lewat Upskilling
- Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Per 1 Juli 2026
- Diduga Langgar Prosedur Mediasi, Pernyataan Lurah Asinua Konawe “Tidak Ada Tanahnya” Disorot Publik
Terlebih kata Sulkarnain, dalam kegiatan HPS di tanggal 2 November 2019 banyak tamu dari luar negeri.
“Saya pikir sikap yang paling bijak itu, kita menghargai tamu. Dan itu adalah tamu kita semua,” paparnya.
Sulkarnain juga menambahkan, saat ini telah banyak kontingen luar negeri yang mulai berdatangan di Kota Kendari untuk berpartisipasi dalam kegiatan internasional tersebut.
“Jadi sudah banyak kontingen yang datang dengan segala macam perlengkapannya,” pungkasnya. (B)











