KENDARIPOLDA SULTRA

Soal Helikopter Digunakan Halau Pendemo, Polda Sultra Sebut Pilot Lakukan Diskresi

911
×

Soal Helikopter Digunakan Halau Pendemo, Polda Sultra Sebut Pilot Lakukan Diskresi

Sebarkan artikel ini
Polda Sultra
Helikopter Halau Massa Aksi.

Reporter : Andri Sutrisno

KENDARI – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) memeriksa pilot, co-pilot dan dua mekanik helikopter Polda Sultra.

Pemeriksaan dilakukan terkait digunakannya sarana tersebut, untuk membubarkan aksi demonstrasi mahasiswa pada 26 September 2020 kemarin, di sekitar Mapolda Sultra.

Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Sultra Kombes Pol La Ode Proyek menjelaskan, pemeriksaan untuk kasus heli yang membubarkan masa aksi telah usai.

“Sudah selesai, kami memeriksa empat personil, yaitu pilot, co-pilot dan dua orang mekanik,” ujar Kombes Pol La Ode Proyek saat dikonfirmasi, Rabu 30 September 2020.

Untuk hasil pemeriksaan, kata Mantan Kabid Humas Polda Sultra ini mengungkapkan, saat menerbangkan heli, pilot tidak berkoordinasi dengan pengendali operasi, dan pengendali umum saat itu, yakni Karo Ops Polda Sultra, dan Kapolda Sultra.

“Pilot tidak berkoordinasi dengan pengendali operasi dan pengendali umum. Pada saat demo telah memasuki tahapan kuning, dan pilot mengambil keputusan diskresi,” ungkapnya.

Dalam penggunaanya sendiri, lanjutnya, pilot mengambil keputusan diskresi yakni untuk menghimbau masa aksi agar tidak anarkis. Namun sayangnya, pengeras suara tidak berfungsi.

“Turunnya heli itu bertujuan untuk menghimbau masa aksi agar tidak anarkis, tapi pada saat itu alat pengeras suara yang berada di heli malah tidak berfungsi,” tuturnya.

Dijelaskannya juga, penggunaan helikopter telah dilakukan untuk memantau situasi Kota Kendari, sejak dua hari sebelum hari H demonstrasi yang digelar para mahasiswa itu.

“Sejak hari kamis, demo itu ada beberapa titik, jadi heli ini mulai terbang untuk melaksanakan giat rutinnya melakukan pemantauan situasi dan kondisi di Kota Kendari,” pungkasnya.

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan LPG di wilayah Sulawesi Tenggara dalam kondisi aman melalui peninjauan langsung fasilitas distribusi oleh jajaran manajemen, Jumat (10/4/2026). Kunjungan tersebut dipimpin oleh Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, yang meninjau Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji Khusus (SPPEK) milik PT Karunia Harapan Sejati di Jalan Cut Nyak Dien, Kota Kendari. Dalam kegiatan tersebut, manajemen melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek operasional, mulai dari fasilitas penyimpanan, sistem distribusi, hingga standar keselamatan kerja. Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh sarana pendukung distribusi LPG berfungsi optimal. Selain itu, Pertamina juga memastikan penguatan stok melalui tambahan pasokan yang masuk ke wilayah Sulawesi Tenggara. Suplai tersebut berasal dari kapal MT Gas Kahayan dengan muatan sekitar 1.500 metrik ton dan MT Gas Barito dengan kapasitas sekitar 1.200 metrik ton. EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan distribusi energi, khususnya LPG, di wilayah timur Indonesia. “Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi optimal sehingga distribusi LPG dapat berjalan lancar. Tambahan pasokan yang masuk juga memperkuat ketahanan stok agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pengawasan langsung oleh manajemen menjadi salah satu strategi untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan kesiapan operasional dalam menghadapi dinamika kebutuhan energi. Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa Pertamina terus meningkatkan sistem pengawasan serta koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas distribusi LPG. “Distribusi LPG kami pastikan berjalan konsisten dengan dukungan sarana yang andal dan sistem pengawasan yang terintegrasi. Tambahan pasokan ini juga menjadi langkah antisipasi agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” jelasnya. Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan LPG secara bijak dan sesuai kebutuhan, serta melakukan pembelian melalui agen resmi guna memastikan kualitas dan harga yang sesuai ketentuan. Untuk informasi dan pengaduan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 sebagai layanan resmi. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan guna menjaga keandalan distribusi energi serta memastikan pasokan LPG tetap aman dan tepat sasaran bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Laporan: Ahmad Mubarak
KENDARI

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi…

You cannot copy content of this page