Reporter : Ardilan
Editor : Kang Upi
BAUBAU – Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) IST Buton Kota Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra) yudisium 145 mahasiswa dan mahasiswi yang telah menyelesaikan studinya, di Aula Kampus Stikes, Sabtu (30/3/2019).
Dalam yudisium ini, mahasiswa jurusan Keperawatan menjadi lulusan dengan jumlah paling banyak, yang dinyatakan telah menyelesaikan studinya.
Ketua Yayasan Stikes IST Buton, La Ode Ruslan B mengatakan, yudisium ini merupakan yudisium ketujuh kalinya sejak kampus tersebut mulai dibentuk pada tahun 2012 lalu.
“Ini merupakan angkatan ketujuh dari keseluruhan yang sudah alumni. Alumni kami juga ini sudah tersebar kemana, khususnya di Kepulauan Buton ini,” ucap Ruslan kepada sejumlah wartawan ditemui usai pelaksanaan yudisium.
Baca Juga :
- Pacar Hamil Jadi Pemicu, Dua Oknum TNI Habisi Nyawa Wanita di Baubau
- Kenalan di Aplikasi OMI, Remaja 19 Tahun Jadi Korban Rudapaksa Usai Diajak Joged
- Kawan Inspirasi Kendari Sukses Gelar Sapa Pulau Baubau 3.0: Dorong Pendidikan Inklusif dan Pengembangan Karakter Pelajar
- Kemenkumham Sultra Bahas Progres Pembentukan Posbakum di 17 Kabupaten/Kota: Dorong Akses Hukum untuk Semua
- Rayakan HUT ke-484 Baubau, Bank Sultra Tunjukkan Kepedulian Lewat CSR dan Kerja Sama Strategis
- Jaksa Masuk Sekolah, Cara Kejari Baubau Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini
Menurutnya, yudisium ini merupakan pengukuhan kepada calon wisudawan dimana mereka sudah resmi menyandang gelar baik gelar sarjana kesehatan masyarakat (SKM), sarjana keperawatan (S.Kep) maupun ahli madya kebidanan (A.Md Keb).
Ruslan juga menuturkan, prosesi yudisium merupakan rangkaian dari awal para calon wisudawan saat masuk menempuh studi di Stikes IST Buton sampai dengan peristiwa akhir yakni menjadi lulusan sarjana.
“Semoga kesarjanaan mereka ini dapat berguna bagi bangsa dan negara, daerah dan terutama berguna bagi keluarganya. Karena mereka ini pelayan-pelayan masyarakat dalam memberikan pertolongan kecelakaan, persalinan dan memberikan edukasi agar masyarakat selalu berprilaku sehat,” harapnya.
Baca Juga :
- Wajah Baru OSIS SMAN 9 Kendari Perkuat Kedisiplinan dan Dorong Kreativitas Siswa
- SMA Negeri 9 Kendari Perkuat Prestasi dan Matangkan Program Pengembangan 2026
- BGN Tekankan Pentingnya Keamanan Makanan di wilayah SPPG Konawe
- Dapur Umum Konawe Evaluasi Setelah Insiden Ayam Suwir Basi
- Ratusan Guru di Konsel Ikuti Seminar Nasional Great Teacher
- Pemprov Sultra Layangkan Undangan Kedua untuk Nur Alam dalam Mediasi Konflik Yayasan Unsultra
Dia juga berpesan kepada para lulusan Stikes IST Buton agar mampu menerapkan keilmuan yang diperolehnya selama menempuh studi di Stikes IST Buton dengan baik dan berguna ditengah-tengah masyarakat dimanapun mereka (Wisudawan, red) berada kelak.
“Yang lulus ini ada yang studinya tiga tahun lebih, ada yang empat tahun bahkan ada yang lebih. Mereka kita rencanakan wisuda 10 April 2019. Cuma untuk lokasinya belum ditentukan karena masih dibahas panitia,” tandasnya.
Untuk diketahui, dari jumlah 145 calon wisudawan Stikes IST Buton, sebanyak 108 memperoleh gelar S.Kep, 27 SKM dan 10 A.Md Keb. (A)











