Reporter : Rahmat R.
Editor : Taya
KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) membutuhkan Rp. 109 miliar untuk memulihkan infrastruktur atas kerugian bencana alam banjir di empat wilayah yakni, Konawe Utara (Konut), Konawe, Kolaka Timur (Koltim) dan Konawe Selatan (Konsel).
Demikian disampaikan Plt. Kadis Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra, Abdul Rahim beberapa waktu lalu.
Kata dia kisaran anggaran itu adalah hasil identifikasi dan akumulasi terhadap infrastruktur yang diakibatkan oleh banjir.
“Ini adalah akumulasinya biaya perbaikan jalan, jembatan, sungai kemudian saluran irigasi. Hitungan pemerintah butuh dana sekitar Rp. 109 miliar. Untuk mengembalikan kondisi fisik infrastruktur seperti semula,” katanya kepada awak media.
Baca Juga :
- Pekan Depan, UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra Gelar Workshop Seni Perfilman dan Seni Rupa
- Tampil Bersama 5 Rekannya, Maliqa Aurora Sukses Memukau di Penutupan Workshop Seni Tari dan Teater UPTD Museum Sultra
- 2 dari 11 Tahanan Kabur Berhasil Ditangkap, 9 Masih Buron Dalam Pengejaran Polres Kolaka Utara
- Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Tingkatkan Kompetensi Operator SPBU di Sulselbar Lewat Upskilling
- Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Per 1 Juli 2026
- Diduga Langgar Prosedur Mediasi, Pernyataan Lurah Asinua Konawe “Tidak Ada Tanahnya” Disorot Publik
Kerusakan paling parah yakni infrastruktur jembatan dan irigasi. Setidaknya ada dua jembatan utama penghubung antara kabupaten terputus serta dua irigasi rusak akibat banjir.
“Sedangkan untuk jalan, kerusakannya itu bervariasi mulai dari 200 meter hingga 300 meter, tapi yang paling banyak itu di Kabupaten Konawe,” tandas mantan Kadis PU Kota Baubau ini.(a)











