Reporter : Rahmat R.
Editor : Taya
KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) membutuhkan Rp. 109 miliar untuk memulihkan infrastruktur atas kerugian bencana alam banjir di empat wilayah yakni, Konawe Utara (Konut), Konawe, Kolaka Timur (Koltim) dan Konawe Selatan (Konsel).
Demikian disampaikan Plt. Kadis Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra, Abdul Rahim beberapa waktu lalu.
Kata dia kisaran anggaran itu adalah hasil identifikasi dan akumulasi terhadap infrastruktur yang diakibatkan oleh banjir.
“Ini adalah akumulasinya biaya perbaikan jalan, jembatan, sungai kemudian saluran irigasi. Hitungan pemerintah butuh dana sekitar Rp. 109 miliar. Untuk mengembalikan kondisi fisik infrastruktur seperti semula,” katanya kepada awak media.
Baca Juga :
- VIRAL! Karyawan PT ATS Ngamuk Tak Dikasih Makan, Singgung Anak Lokal Sengaja Dibuat Menyerah
- Masa Jabatan Berakhir, Kini Nurnining Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD II Golkar Konawe, Siap Gelar Musda
- Dinginnya Subuh Keliling di Masjid An Nur, Kapolda dan Wakapolda Sultra : Keamanan Tak Bisa Sendiri, Butuh Warga
- Discover The Wild Season 3 Kembali Digelar, Hadirkan Edukasi dan Pameran Satwa di Hotel Qubah Kendari
- Dari Mimbar Masjid Raudhatul Mujahidin, Kapolda Sultra Gaungkan Jaga Bumi Anoa dan Berantas Narkoba
- AWAS SPK BODONG! Bos PT APNI Ana Shela Tiara Tegaskan: Hanya APNI Kontraktor Tunggal di IUP PT Bososi Pratama
Kerusakan paling parah yakni infrastruktur jembatan dan irigasi. Setidaknya ada dua jembatan utama penghubung antara kabupaten terputus serta dua irigasi rusak akibat banjir.
“Sedangkan untuk jalan, kerusakannya itu bervariasi mulai dari 200 meter hingga 300 meter, tapi yang paling banyak itu di Kabupaten Konawe,” tandas mantan Kadis PU Kota Baubau ini.(a)











