Reporter : Kardin
Editor : Kang Upi
KONUT – Pasca dicabutnya status tanggap darurat banjir di Kabupaten Konawe Utara (Konut), masyarakat di lokasi pengungsian kini tengah mendirikan rumah pengungsian sementara atau hunian sementara (Huntara).
Bupati Konawe Utara, Ruksamin menuturkan, masyarakat kini tengah mendirikan Huntara dibeberapa lokasi di Kecamatan Andowia untuk tempat pengungsian.
“Itu terjadi di Desa Puusuli, Puuwonua, Laronanga dan Labungga,” ujar Ruksamin dalam rilisnya, Sabtu (13/7/2019).
Untuk membantu masyarakat, Pemda Konut juga menyiapkan beberapa perlengkapan untuk mendirikan, Huntara bagi warga.
BACA JUGA :
- Kapolsek Sawa Sambangi SMAN 1 Lembo, 400 Siswa Diingatkan Bahaya Narkoba dan Miras
- Pemkab Konawe Utara Tanggap Bencana, Serahkan Bantuan ke Warga Padalere Utama
- Polisi Masuk Sekolah, Edukasi Lalu Lintas untuk Generasi Muda Konawe Utara
- Respon Cepat di Tengah Patroli, Polres Konut Amankan Dugaan Kasus KDRT
- Polda Sultra Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi, 136 Tabung Diamankan di Kolono Timur
“Pemda siapkan Terpal dan Karoro yang digunakan sebagai dinding Huntara Mandiri,” jelasnya.
Lokasi pendirian Huntara sendiri menggunakan lahan pemerintah yang telah disediakan untuk warga yang mengungsi.
“Kita siapkan di lahan pemerintah yang sifatnya sementara,” pungkasnya. (A)











