REDAKSI
KENDARI – Wado-ryu Karate-Do Indonesia (Wadokai) Sulawesi Tenggara mencari bibit karateka muda untuk dilatih sebagai atlet dalam seni bela diri asal Negara Jepang ini.
Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Wadokai Sultra Amril Sabara menjelaskan, pihaknya intens membuka pelatihan untuk karateka muda jenjang SD, SMP dan SMA.
“Wadokai akan kita besarkan di seluruh Kabupaten Kota di Sultra, berawal dari Kabupaten Konawe Utara,” jelasnya.
Dari pembinaan yang dilakukannya, kata Amril, karateka muda yang menjadi anak didiknya telah mengukir prestasi di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD di Kota Kendari.

“Merebut juara 1 kumite, juara 2 kumite, juara 3 bersama kumite, dan juara 3 bersama kata,” ungkap Amril Sabara.
Menurutnya peserta kompetisi tingkat daerah itu adalah perwakilan tiap sekolah dan zona, dan peserta yang juara akan berkompetisi di tingkat Provinsi Sultra yang di ikuti 17 Kabupaten Kota.
“Kalo juara ditingkat Provinsi, selanjutnya akan bertarung di O2SN tingkat Nasional di Jakarta,” tambahnya.
BACA JUGA :
- Usai Pengembalian Rp401,6 Miliar, Kejagung Periksa 4 Saksi BUMN dalam Kasus Nikel PT CNI
- Upacara Haornas 2026 di Polda Sultra, Pesan Menpora: Olahraga Pemersatu Bangsa
- Mahasiswa KKA UM Kendari Buat Peta Administrasi Desa Anugerah
- Daftar Perusahaan Tambang Masuk Daftar Sanksi Administratif RP80,19 TRILIUN, ANTAM Terbesar, Perusahaan Istri Gubernur Sultra ASR urutan ke 10
- GERAK – SULTRA : Jangan Hanya Sanksi Administrasi Saja Yang Kena Istri Gubernur Sultra ASR, KPK RI Kejar Pidana Pembongkaran Hutan Lindung Tambang Nikel di Pulau Kabaena Dan Aliran Dana
- Gerak Sultra Desak KPK RI Ambil Alih Penanganan Kasus PKH PT TMS, Diduga Gubernur Sultra ASR Cuci Tanggan ke Istrinya, Diminta Telusuri Pengembalian Sanksi Rp500 M dari 2 Triliun
Kompetisi tersebut, lanjutnya, digelar atas kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Pengurus Besar (PB) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI).
“Melalui kompetisi tersebut, agar supaya karateka – karateka kita ini bisa berbicara di kompetisi Internasional, karena kompetisi ini banyak melahirkan kareteka kita yang menjadi juara dunia,” ujarnya.
Amril juga berharap, dengan adanya wadah perguruan Wadokai di Sultra akan menjadi lebih besar dan bermunculan atlet – atlet berprestasi karateka Sultra melalui perguruan Wadokai.
“Untuk di Kota Kendari sudah dibuka tingkat SD, SMP dan SMA, karena memang sasaran kita adalah sekolah, agar mereka bisa berprestasi melalui sekolah untuk karir mereka,” pungkasnya.











