Reporter: Basri
Editor: La Ode Adnan Irham
BATAUGA – Kabupaten Buton Selatan (Busel), Provinsi Sultra bakal mengoperasikan Kapal Ambulans Laut Juni 2020 mendatang.
Hal itu dipastikan setelah usulan Busel disetujui Kementerian Kesehatan dan tinggal menunggu proses tender saja.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Selatan (Busel), La Ode Budiman, mengungkapkan, ambulans itu akan menunjang pelayanan kesehatan antar wilayah Busel yang wilayahnya meliputi beberapa pulau.
Kata dia, seperti saat diusulkan sebelumnya, anggaran yang disiapkan untuk kapal tersebut yakni Rp 2,2 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Termasuk dengan anggaran kelengkapan fasilitas kesehatan di dalam kapal ambulans,” katanya ketika ditemui, Selasa (12/11/2019).
Baca Juga :
- GERAK Sultra Sebut Kadis Kominfo dan Pariwisata “Plasback ke Belakang saat Debat Kandidat Calon Gubernur”, Disitu Keterlibatan Gubernur ASR dalam Pusaran PT TMS
- Pengacara Andre Dermawan Soroti Klarifikasi Kadis Kominfo Sultra soal PT TMS: Seperti Humas Perusahaan
- Kasi Pidum Kejari Konawe Ajak Tahanan Salat Berjamaah, Ingatkan Dampak Perbuatan terhadap Keluarga
- Humas PT Tiran Enggan Klarifikasi Sanksi Satgas PKH, GERAK Sultra Minta Menteri Amran Evaluasi Kinerja Lapili
- CBD Konawe Utara Belum Difungsikan, Sejumlah Bagian Bangunan Rusak, GERAK-SULTRA Desak Kejati Turun
- Kembalikan Kerugian Negara dari Tata Kelola Tambang Nikel, GERAK SULTRA Minta Kejagung Tak Tebang Pilih Tangani PT CNI dan PT TMS
Seperti yang telah diberitakan mediakendari.com sebelumnya, Pemkab Buton Selatan mengusulkan pengadaan kapal ambulans laut dengan ukuran panjang kapal 12 meter, dan lebar sekitar 3 meter, dengan kecepatan antara 25 hingga 30 knot.
Dengan ukuran dan kapasitas mesin seperti itu, diperkirakan dapat menempuh wilayah kepulauan terjauh Busel, yakni Pulau Batu Atas hanya dengan waktu kurang dari 1 jam lebih, dan wilayah kepulauan terdekat seperti Kadatua dan Siompu hanya dengan waktu tempuh 5 menit. (B)











