oleh

Tiga Sekolah di Kendari Diizinkan Belajar Tatap Muka

Reporter : Febi Purnasari

KENDARI – Tiga sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Kendari diizinkan untuk menggelar pengajaran secara tatap muka didalam kelas, ditengah masa darurat pandemi.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, rencananya proses pembelajaran secara tatap muka didalam kelas akan dimulai pertengahan Desember 2020 mendatang.

“Kita persiapkan tiga sekolah, SMP 21 Kendari, SMP 9 Kendari dan SMP Frater. Karena tiga sekolah ini yang pertama mengajukan pembelajaran tatap muka,” kata Sulkarnain Kadir, Selasa, 01 Desember 2020.

Sulkarnain juga menyebut, sekolah diizinkan belajar secara tatap muka telah mendapat persetujuan orang tua siswa. “Sudah disepakati oleh orang tua siswa. Kemudian juga jumlah siswanya sedikit, jadi bisa kita kendalikan,” tuturnya.

Tidak hanya soal jumlah siswa, kata Sulkarnain, pola belajar siswa bakal juga berbeda dengan sekolah sebelum pandemi. Dimana, waktu belajar siswa akan dibatasi yakni empat jam belajar.

“Satu kelas mendapat kesempatan satu kali pertemuan dalam waktu satu minggu. Ini hanya untuk mengobati rasa rindu siswa dalam berinteraksi dengan gurunya,” tambahnya.

Politisi PKS ini juga menuturkan, jika ada dari orang tua atau wali siswa yang tidak mengizinkan anaknya mengikuti proses belajar tatap muka, maka hal tersebut tidak mengapa.

“Ini pilihan bagi orang tua siswa, bukan wajib. Bagi orang tua siswa yang masih ragu, atau khawatir terhadap anaknya, itu masih diizinkan untuk tetap belajar online,” terangnya.

Dirinya berharap, setelah dibukanya tiga sekolah ini, dapat menjadi percontohan untuk sekolah lainnya. “Pertengahan Desember kita mulai. Kalau ini sukses, kita akan perluas ke sekolah lain dengan protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya.

Terkini