oleh

Tingkatkan Pemahaman Agen Perisai, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pelatihan Teknis

KENDARI – Tingkatkan pemahaman Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar pelatihan Teknis.

Pj Kepala Bidang Pemasaran Perisai, Nursalam Halim mengatakan, Perisai adalah program yang dimulai sejak tahun 2017 yang merupakan semacam agen.

“Jadi yang di pake itu adalah sistem keagenan yang dipakai BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas lagi cakupan kepesertaan dengan sistem keagenan. Agen-agen yang sudah terbentuk bisa merekrut peserta, bisa mendaftarkan peserta, bisa membayar iuran,” ujarnya saat diwawancari usai kegiatan di salah satu hotel Kendari, Selasa (08/05/2015).

Ia menjelaskan, Perisai itu merupakan bentuk penambahan chanel untuk perekrutan peserta dan pembayaran iuran. Agen Perisai berupa sistem aplikasi dan tidak lagi menggunakan sistem administrasi. Semuanya by aplikasi serta langsung diinput oleh sistem kemudian langsung selesai pada hari itu juga karena transaksi melalui Handphone (Hp).

BACA JUGA: Pastikan Perlindungan Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Beri Sosialisasi pada LEMS Sultra

“BPJS ketenagakerjaan bekerja sama dengan kantor Perisai dan kantor Perisai yang merekrut agen Perisai. Serta agen Perisai bertanggung jawab dengan kantor Perisai begitu pula sebaliknya kantor Perisai harus memperhatikan agen-agennya,” jelasnya.

Katanya, tahun ini khusus kantor Cabang Kendari ada penambahan tiga kantor untuk wilayah Kendari sementara Konawe Selatan (Konsel) ada satu, Baubau satu, Kolaka satu dengan total ada delapan.

“Autput kedepannya nanti selepas dari pelatihan mereka sudah bisa secara mandiri menyampaikan program BPJS Ketenagakerjaan. Untuk tugasnya merekalah yang akan bersosialisasi dimasyarakat dan langsung didaftarkan,” harapnya.

Ia menambahkan, untuk agen Perisai tahun lalu terdapat 10 orang yang aktif sampai saat ini, ditambah dengan kantor Perisai Kendari sendiri ada sekitar 16 agen. Konsel lima agen, Bau Bau lima agen dan Kolaka lima orang dengan total keseluruhan untuk wilayah Sultra berjumlah 31 orang agen.

“Jadi untuk pesertanya kita ambil dari daerah-daerah yang tidak bisa kita jangkau supaya nanti mempermudah peserta untuk mendaftar di BPJS ketenagakerjaan. Jadi tidak ada alasan lagi bagi daerah yang di luar jangkauan kami untuk tidak bisa terkafer oleh BPJS Ketenagakerjaan,” paparnya.

“Semoga semuanya sudah bisa dikafer termasuk yang ada dikepulauan, karena di sana sudah ada agen-agen kami,” pungkasnya.


Reporter: Waty
Editor: Kardin

Terkini