oleh

Tingkatkan Pengawasan Pemilu Tahun 2024, Bawaslu Mubar Gencar Lakukan Sosialisasi

-NEWS-131 dibaca

MUNABARAT, MEDIAKENDARI.COM – Memasuki tahapan Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muna Barat (Mubar) intens bersosialisasi terkait pengawasan pemilu partisipatif.

Seperti yang dilakukan pada Rabu, (14/09/2022) di Desa Mekar Jaya Kecamatan Tiworo Tengah, yang menghadirkan masyarakat khususnya dari Pramuka, Komunitas Senam Mubar, dan elemen perempuan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Muna Barat, Ishak mengatakan, sosialisasi pengawasan pemilu partisipasi, bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dan semua stakeholder untuk sama-sama mensukseskan pemilu.

“Dengan keterbatasan SDM yang dimiliki Bawaslu dalam mengawasi pemilu, maka untuk mensukseskan pesta demokrasi, itu diperlukan dukungan dari masyarakat untuk sama-sama mengawasi proses pemilu. Artinya dalam menjaga pesta demokrasi agar berjalan sesuai UU, maka partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Baca Juga : Bupati Surunuddin Ajak Semua OPD Ambil Peran Dalam Wujudkan Smart City

Ia mengungkapkan, pemilu merupakan pesta demokrasi atau pesta rakyat yang harus dilakukan dengan suka cita sesuai koridor yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, kata dia, suksesnya pesta demokrasi merupakan tanggung jawab semua komponen masyarakat stakeholder.

“Kondisi-kondisi inilah yang melatarbelakangi kita membutuhkan dukungan masyarakat dalam hal mengawasi pemilu, untuk mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran,” lanjut mantan Ketua PPK Kecamatan tikep ini.

Untuk itu, pihaknya tidak henti-hentinya melakukan upaya, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat khususnya di Kabupaten Muna Barat.

“Ini bukan kali pertama dilakukan sosialisasi pengawasan partisipatif. Oleh karena itu, marilah bersama-sama mengawasi proses dan tahapan pemilu, agar kualitas pemilu yang berintegritas bisa terwujud,” jelasnya.

Senada dengan itu, Kordiv Hukum dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Mubar LM. Yasri mengungkapkan, Bawaslu diberi tugas selain mengawasi dan memastikan proses pemilu yang berintegritas, juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam hal melakukan pengawasan secara langsung.

“Sesuai dengan Tagline Bawaslu “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu” maka setelah ini kami harap peserta sosialisasi ini menjadi agen untuk menyampaikan kepada khalayak untuk mengawasi Pemilu,” kata Yasri.

Ia menyebut, tujuan masyarakat dalam melakukan pengawasan pemilu, adalah agar benar-benar wakil rakyat yang dipilih, adalah mereka yang bisa mensejahterakan masyarakat.

“Harapannya pemimpin yang terpilih adalah dapat mensejahterakan masyarakat melalui programnya. Maka untuk memastikan proses demokrasi berjalan sesuai koridor maka seluruh elemen harus dilibatkan. Nah, untuk berpartisipasi dalam pengawas pemilu, maka harus ada pemahaman dasar terkait proses pemilu,” tandas Mantan Aktivis UHO ini.

Baca Juga : Diduga Korupsi Anggaran Dana Desa, Kades Asembu Mulya Konsel Dilaporkan ke Kejaksaan

Senada, Kordiv Pengawasan dan Hubal Bawaslu Mubar Waode Muniati Rigato mengatakan, pemilik hak suara harus dipastikan menggunakan hak pilihnya harus dalam konteks asas pemilu yakni Luas, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil.

“Untuk memastikan kualitas pemilu yang demokratis, partisipasi masyarakat sangat diperlukan. Kami berharap para peserta sosialisasi ini, bisa menjadi perpanjangan informasi Bawaslu dalam hal pengawasan Pemilu,” kata Muniati.

Ia menyebut, yang harus diawasi masyarakat bukan hanya proses pemilu, tetapi integritas penyelenggara pemilu juga harus menjadi objek pengawasan.

“Selain itu, penyelenggara pemilu juga menjadi objek pengawasan semua masyarakat. Integritas penyelenggara harus diawasi. Semua sudah punya rambu-rambu, itu yang menjadi fokus pengawasan kita semua,” pungkasnya.

Reporter : Wa Irna