Toyota hari Kamis (14/3) mengumumkan akan meningkatkan investasi di AS yang direncanakan sebesar $3 miliar menjadi $13 miliar dalam lima tahun untuk mendorong manufaktur di beberapa negara bagian.
Pembuat mobil Jepang itu mengatakan bagian dari total yang lebih tinggi itu adalah suntikan dana $ 750 juta di lima negara bagian yang diumumkan Kamis yang akan menciptakan 586 lapangan kerja baru.
“Investasi terbaru ini merupakan contoh komitmen jangka panjang kami untuk membangun di tempat kami menjual,” kata Jim Lentz, CEO Toyota Motor North America.
Baca Juga :
- Luar Biasa! Sultra Dipilih Jadi Percontohan Nasional KUHP-KUHAP Baru, Wakajagung, Wakapolri & Waka MA Kompak Puji Polda-Kejati-PT Sultra
- Audiensi Warga Amberi vs PLN Nusantara Power Tidak Temui Titik Terang, Wabup Konawe: Jika Warga Menolak, Perusahaan Harus Angkat Kaki
- Kisruh di Pemerintahan Gubernur ASR! Tender Motaha-Alangga Diulang Berulang Kali, Kontraktor Geram : Pokja 016 Tidak Profesional, Ada Kepentingan Oknum Pimpinan?
- DARURAT MBG DI KONSEL! Diduga Keracunan Massal, Siswa SMA 10 dan Dua SD di Angata Tumbang Diare Usai Santap Makan Bergizi Gratis
- COUNTDOWN! Sisa 6 Hari Lagi, INFORMA Living Plaza Kendari Kasih Cashback 10%, Jangan Sampai Ketinggalan!
- Promo Spektakuler INFORMA Kendari: Hadirkan Nyaman di Setiap Ruang, Ada Rak WALLY Hingga Kursi Ergonomis G NEO MJOLNIR
“Dengan meningkatkan jejak manufaktur kami di AS, kami dapat melayani pelanggan dan dealer kami dengan lebih baik dan memposisikan pabrik kami untuk kesuksesan masa depan dengan kapasitas domestik yang lebih besar,” tambahnya.
Investasi baru yang diumumkan Kamis adalah jumlah proyek awal yang meliputi penambahan Toyota RAV4 Hybrid, dan Lexus ES 300h hybrid untuk diproduksi di pabrik Georgetown, Kentucky. Pernyataan itu juga menyebut rencana untuk memperluas kapasitas mesin di fasilitasnya di Huntsville, Alabama.
Toyota memiliki 10 pabrik di AS dan tahun lalu mengumumkan usaha patungan senilai $ 1,6 miliar dengan Mazda untuk membangun pabrik juga di Huntsville yang pada akhirnya akan mempekerjakan 4.000 karyawan. (as)











