Toyota hari Kamis (14/3) mengumumkan akan meningkatkan investasi di AS yang direncanakan sebesar $3 miliar menjadi $13 miliar dalam lima tahun untuk mendorong manufaktur di beberapa negara bagian.
Pembuat mobil Jepang itu mengatakan bagian dari total yang lebih tinggi itu adalah suntikan dana $ 750 juta di lima negara bagian yang diumumkan Kamis yang akan menciptakan 586 lapangan kerja baru.
“Investasi terbaru ini merupakan contoh komitmen jangka panjang kami untuk membangun di tempat kami menjual,” kata Jim Lentz, CEO Toyota Motor North America.
Baca Juga :
- Ali Mazi Diperiksa di Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Rp31 Miliar, Kajati Sultra Ungkap Dugaan Modus dan Kerugian Awal
- Mukhtar Rangkap Jabatan, Gubernur Sultra Tunjuk Plt Kadis Dikbud
- Tanggap Kebutuhan Warga, Batalyon A Pelopor Brimob Sultra Gelar Aksi Bantuan Air Bersih
- Lima ASN Jadi Tersangka di Dua Kasus Korupsi di Konawe, GERAK SULTRA Pertanyakan Kesungguhan Penyidik Terhadap Kasus Makan Minum Saat Pj Bupati Harmin Ramba Rp, 9, 2 M
- Polres Konawe Tetapkan Lima ASN Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Rp883 Juta
- Gubernur Sultra Rotasi Kepala SMA, Kepsek SMA 4 Kendari di Mutasi Ke Soropia, Ini Daftar Lengkapnya
“Dengan meningkatkan jejak manufaktur kami di AS, kami dapat melayani pelanggan dan dealer kami dengan lebih baik dan memposisikan pabrik kami untuk kesuksesan masa depan dengan kapasitas domestik yang lebih besar,” tambahnya.
Investasi baru yang diumumkan Kamis adalah jumlah proyek awal yang meliputi penambahan Toyota RAV4 Hybrid, dan Lexus ES 300h hybrid untuk diproduksi di pabrik Georgetown, Kentucky. Pernyataan itu juga menyebut rencana untuk memperluas kapasitas mesin di fasilitasnya di Huntsville, Alabama.
Toyota memiliki 10 pabrik di AS dan tahun lalu mengumumkan usaha patungan senilai $ 1,6 miliar dengan Mazda untuk membangun pabrik juga di Huntsville yang pada akhirnya akan mempekerjakan 4.000 karyawan. (as)











