Reporter : Hasrun
RUMBIA – Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bombana menyatakan belum menemukan adanya organisasi berpaham radikal di wilayah setempat, dalam verifikasi yang dilakukannya.
Kadis Kesbangpol Bombana Andi Bahtiar kepada mediakendari.com, Kamis (5/9/2019) menjelaskan, bahwa hingga sampai belum ditemukan organisasi berpaham radikal di Bombana.
Memastikan hal tersebut, kata Bahtiar, pihaknya terus memantau kemunculan organisasi yang berhaluan radikal di wilayah Bombana, baik dengan pemantauan langsung atau menghimpun informasi dari warga.
“Kita akan terus mengantisipasi, agar tidak ada oraganisasi yang dapat memecah keutuhan NKRI di wilayah Bombana,” tegas Andi Bahtiar.
Sikap tegas akan diambil, lanjutnya, untuk menjaga masyarakat agar tetap damai dan terjaga dari isu yang bisa menimbulkan perpecahan. Sebab, masyarakat Bombana adalah masyarakat majemuk.
BACA JUGA:
- LIRA Desak Kejati Telusuri Dugaan Dana Pilkada Gubernur Sultra ASR dari PT TMS, Soroti Denda Rp2,09 Triliun
- GEMARI-SULTRA Desak Polda Periksa Dirut CV Bombana Maju Makmur, Soroti Aktivitas Tambang dan RKAB
- Mahasiswa KKA UM Kendari Buat Peta Administrasi Desa Anugerah
- GERAK SULTRA Apresiasi Rencana Kejati Sultra Cek dan Verifikasi Tambang Nikel di Pulau-Pulau, Termasuk Pasca Tambang Milik Istri Gubernur Sultra ASR Juga
- Kapal Angkut Bahan Kimia Terbakar di Laut Bombana, 2 Orang Tewas dan Sejumlah Korban Keracunan
- Siswa Kelas XII SMAN 15 Bombana Jalani Ujian Praktik dan Teori PAJ
“Pemuda harus berperan untuk mencegah perpecahan, dengan lebih memilah informasi yang didapatkan baik itu dari warga secara langsung maupun di dunia internet,” pungkasnya. /A











