Editor : Kang Upi
KENDARI – Tim survei Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 1 melakukan penilaian akreditasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Penilaian akreditasi ini akan dilakukan mulai 12 hingga 16 Novermber 2019, yag dilakukan enam tim survey yakni, dr Yulius sebagai Ketua Tim, dr Made Arya, dr Eni Herawati, dr Jaka Supriadi, dr Haryanto, dr Mariana.
Ketua Tim Surveri SNARS, dr Yulius menjelaskan, bahwa survei SNARS dilakukan pada prinsipnya untuk melihat apakah pelayanan si rumah sakit sudah dilakukan sesuai standar nasional, karena akreditasi merupakan amanah UU.
“Jadi pada prinsipnya ini dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan keselamatan dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata dr Yulius, dihadapan ratusan tenaga medis RSUD Bahteramas.
Ia juga menjelaskan, selama lima hari pelaksanaan penilaian akreditasi, dirinya bersama tim akan memastikan pelaksanaan 16 Bab standar nasional akreditasi rumah sakit edisi 1.
“Tujuan 16 bab akreditasi itu adalah untuk peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien, karena kalau mutu pelayanan meningkat maka dampaknya otomatis pada keselamatan pasien,” terangnya.
Selain itu, ada juga telaah regulasi dan dokumen yang akan dibagi dalam tiga kelompok penilaian, yakni manajemen, medis dan keperawatan, yang tiap kelompoknya akan dinilai dua tim survei.
“Jadi penilaian akan dilakukan melalui ujian tulis dan praktek, jadi ada 1300 item penilaian yang akan kami berikan,” tambahnya.
Sementara itu, dalam presentasinya Pelaksana Tugas (plt) Direktur RSUD Bahteramas, dr. Sjarif Subijakto, SP. JP (K). FIHA memaparkan, sejarah dan keunggulan RS diantaranya, raihan Akreditasi Paripurna atau Bintang 5 dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS).
Selain itu, juga dipaparkan tentang penetapan RSUD Bahteramas sebagai RS Pendidikan Utama dan berfungsi sebagai Rumah Sakit Pendidikan bagi dokter, dan tenaga kesehatan lainnya.
“Ditetapkan sebagai RS Pendidikan dari Universitas Halu Oleo tahun 2018. Dan untuk Visi RS Bahteramas yakni sebagai rumah sakit yang menjadi salah satu pilihan untuk rujukan utama untuk wilayah Indonesia Timur,” papar dr Sjarif Subijakto.
Baca Juga :
- Insiden Ayam Suwir di SPPG Wonggeduku, Masyarakat dan Mahasiswa Desak Kordinator Wilayah Konawe MBG dan Pihak Yayasan Ganti Tim Dapur
- Penanganan Aksi di Bombana Dipersoalkan, Okri Soroti Sikap Kapolres
- Dapur Umum Konawe Evaluasi Setelah Insiden Ayam Suwir Basi
- Kapolres Bombana Turun Langsung Tangani Aksi Unjuk Rasa Soal RTRW dan WPR
- MUSDA VII MUI Sultra di Hotel Zahra Kendari berlangsung selama tiga hari, membahas program kerja lima tahun ke depan serta penguatan sinergi menjaga stabilitas kamtibmas di Sulawesi Tenggara.
- Ratusan Guru di Konsel Ikuti Seminar Nasional Great Teacher
Untuk misi, yakni menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang paripurna, bermutu dan mengutamakan keselamatan pasien, dan menyelenggarakan Pendidikan dan Penelitian berkualitas dan berdaya saing.
“Mengembangkan sarana dan prasaran rumah sakit berbasis terkonologi terkini, meningkatkan kompetensi dan mewujudkan suasana rumah sakit yang asri, nyaman, komunikastif dan informatif,” paparnya.











