oleh

Yayasan Ummussabri Kendari Kombinasi Metode Pembelajaran

Reporter : Sardin.D
Editor : Ardilan

KENDARI – Yayasan Ummusshabri Kota Kendari melakukan kombinasi metode pembelajaran kepada murid-muridnya selama pandemi Covid-19 belum usai.

“Mulai pembelajaran tahun ajaran baru (2021) ini kami menggunakan dengan tetap tatap muka langsung tapi kami kombinasikan dengan pembelajaran daring (Online),” ungkap Kepala Sekolah Yayasan Ummusshabri Kendari Agus Sugito Sabtu 10 Oktober 2020.

Kata Agus, semenjak mewabahnya virus corona dari bulan Maret lalu pihaknya sempat syok selama tiga bulan sampai berakhir tahun ajaran 2020. Pihaknya akan memaksimalkan komponen pemberdayaan tentang aspek ITE untuk mendukung proses belajar via daring pada tahun ajaran baru.

“Jadi jaringan kami tingkatkan mulai dari akses jaringan di sekolah dan kompentensi guru dalam pemanfaatan dan pengoptimalan ITE supaya siswa yang belajar daring itu efektif mengikuti proses pembelajaran,” urainya.

Ia mengaku selama pandemi ini pihaknya belum mengalami kendala. Sedangkan untuk sekolah-sekolah lain itu terkendala pada aspek keikut sertaan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

“Kami punya grup tersendiri dengan orang tua siswa. Misalnya anaknya tidak ikut daring maka langsung kami tanya ke orang tuanya. Bukan dor to dor tapi komunikasi lewat WhatsApp,” bebernya.

Ia menambahkan pihaknya juga mengembangkan proses pembelajaran E-learning serta guru yang menggunakan zoom.

“Harapanya guru tau cara memanfaatkan aplikasi. Tidak hanya pada satu aplikasi tapi juga aplikasi virtual yang lain,” ujarnya. (3).

Terkini