MUNA

Mitigasi Perubahan Iklim, Kementerian LHK, BPDAS Sampara dan Pemda Muna Gelar Penanaman Mangrove Serentak

1513
×

Mitigasi Perubahan Iklim, Kementerian LHK, BPDAS Sampara dan Pemda Muna Gelar Penanaman Mangrove Serentak

Sebarkan artikel ini

MUNA, Mediakendari.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menggelar penanaman mangrove secara serentak dalam rangkaian hari ulang tahun harian rakyat merdeka yang ke-25. Penanaman dilakukan sebanyak 25.000 pohon di 25 lokasi yang tersebar pada 23 wilayah Provinsi, Kamis 25 April 2024.

Di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) sendiri, Kabupaten Muna menjadi salah satu lokasi yang ditentukan untuk penanaman serentak. Tepatnya, di Desa Labone, Kecamatan Lasalepa dengan jumlah pohon sebanyak 5.000 batang untuk satu hektar lahan.

Penanaman dipimpin langsung Menteri LHK, Siti Nurbaya yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam, Dr Tasdiyanto dengan didampingi pihak Pemerintah Daerah, Forkopimda, Pemerintah Desa dan stakeholder lainnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk upaya mitigasi perubahan iklim, pemulihan kualitas lingkungan hidup, dan percepatan rehabilitasi hutan dan lahan. Selain itu, untuk memperbaiki kualitas lingkungan dengan memperbanyak tegakan pohon atau anaman juga meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat atas pelaksanaan program pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan.

“Hari ini merupakan bulan kelima bersama kita lakukan tanam serentak se-Indonesia, dalam keseluruhan rangkaian penanaman serentak selama musim
penghujan,” ujar Menteri LHK, Sitti Nurbaya dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahil Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam, Tasdianto.

Menurutnya, keberadaan pohon dan tutupan lahan yang baik akan meningkatkan daya dukung alam dalam mitigasi perubahan iklim. Selain itu juga sebagai langkah positif restorasi dan melindungi lingkungan. Tidak hanya memberikan manfaat bagi bumi, tetapi juga menciptakan warisan untuk generasi mendatang. Dan pada banyak hal juga dapat men-generate income masyarakat.

“Atasi iklim dengan tanam pohon dan upaya pelestarian harus juga sejalan dengan upaya membangun kesejahteraan masyarakat,” serunya.

Penanaman mangrove dapat memberikan manfaat antara lain mengurangi abrasi pesisir akibat gelombang laut, menangkap bahan pencemar sehingga menjaga kualitas air, habitat bagi beragam flora dan fauna pesisir dan laut, menjadi sumber bahan pangan khususnya
perikanan, menciptakan daya tarik wisata dengan tampilan estetik dan meningkatkan cadangan karbon.

“Untuk itu, pada kesempatan hari ini saya mengajak kita semua, aparat, bisnis leaders, para aktivis, para pemangku kepentingan yang ada dan seluruh elemen masyarakat khususnya generasi muda, untuk kita dapat bersama bahu-membahu memberikan kontribusi nyata di lapangan masing-masing wilayah,” pintanya.

Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sampara, Muhammad Aziz Ahsoni mengatakan, penanaman pohon dilaksanakan sesuai amanat dari Presiden Jokowi kepada kementerian LHK agar selama musim tanam dilaksanakan secara serentak.

Giat bertajuk Road to Green Impact Days 2024 itu diharapkan dapat memberi pengaruh positif terhadap dunia wisata dan kesejahteraan masyarakat. Bibit yang ditanam merupakan hasil persemaian yang dilakukan pihak BPDAS Sampara.

“Sekitar 200 orang diundang untuk menanam bersama. Giat ini akan terus dipelihara dan berkelanjutan, bukan hanya seremoni. Kita harus berkomitmen untuk menjaga dan merawatnya,” tutur Aziz.

Sementara itu Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta melalui Sekda, Eddy Uga menaruh harapan agar pelestarian mangrove di Bumi Sowite dapat memberi manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat dan perkembangan wisata alam. Kaya dia, pihaknya siap bersinergi dan mendukung suksesi penanaman pohon di setiap wilayah Kabupaten Muna.

“Kita perlu bergandengan tangan untuk melestarikan alam ini untuk masa depan anak cucu kita,” sebutnya.

Ia mengimbau, seluruh pihak agar berperan aktif dalam menjaga dan melindungi tanaman dari gangguan ternak dan gangguan lainnya.

“Mari bersama kita lindungi mangrove baik kualitas dan kuantitasnya. Semoga mendapat berkah dan menjadi manfaat yang besar bagi daerah dan masyarakat,” pintanya.

Untuk diketahui, kegiatan penanaman mangrove serentak juga dirangkaikan dengan pembagian bibit produktif bagi masyarakat yang diserahkan langsung Pemda Muna didampingi Kepala BPDAS Sampara.

Reporter: Erwino

You cannot copy content of this page