Reporter : Erlin.
Editor : Kang Upi
LAEYA – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menyambangi SMAN 3 Konsel, Jumat (20/9/2019). Kunjungan ini merupakan bagian dari program ‘Bawaslu goes to school’.
Ketua Bawaslu Konsel Hasni, menjelaskan ‘Bawaslu goes to school’ menyasar milenial khususnya pelajar kelas 12 SMA, untuk mengajak para pemilih pemula atau juga disebut pemilih milenial menjadi pengawas partisipatif Pemilu.
Melalui program ini, kata Hasni, pihaknya memberikan wawasan bagi pemilih pemula tentang kelembagaan Bawaslu serta pemahaman masalah peraturan Pemilu.
Baca Juga:
- Jenderal Ke-4 Tumbang! Dewan Pembina MC Bareskrim Diduga Otak Penyadapan Sejak 2010, Tapi Belum Ditahan Karena Stroke
- Dua Jurnalis Kendari Dipanggil Polresta, AJI : Ini Kriminalisasi Pers, Minta Gubernur Copot Ridwan Badallah
- Wakapolda Sultra Ajak Kolaborasi Lintas Sektoral Atasi Masalah Pekerja Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran
- OPINI JAFRUN : Jokowi Datang Bukan Sebagai Presiden, Tapi Sebagai Warga Negara di Depan Hukum
- OPINI: Sepanjang Sejarah, Baru Listyo Sigit Mantan Kapolri Yang Dijerat Institusinya Sendiri
- Geger Sultra, Kapolda Himawan Bayu Aji Disorot BEM UHO, Jabatannya Pas di Masa Sadap Presiden Prabowo
“Dengan begitu, mereka dapat memahami apa saja yang melanggar aturan maupun tidak. Harapan kami, mereka juga bisa ikut mengawasi jalannya pemilu ini,” kata Hasni.
Hasni menambahkan, pemikiran dan sikap kritis siswa diharapkan untuk membantu Bawaslu mengawasi pesta demokrasi. Hasni berharap, siswa tidak hanya menjadi pengawas partisipatif Pemilu, tapi juga berani melaporkan bila terjadi kecurangan.
“Mereka juga diharapkan menolak dan tidak menerima adanya politik uang dan berani melaporkan bila terjadi kecurangan,” pungkasnya. /B











