Reporter : Rahmat R
Editor : Wiwid Abid Abadi
KENDARI – Tanda tanya siapa yang akan menjadi Sekretaris Daerah (Sekda), Sulawesi Tenggara (Sultra) defenitif sampai detik ini masih menjadi misteri. Padahal, beberapa waktu lalu sudah ada seleksi Sekda yang dilakukan oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel) dan melahirkan tiga nama.
Mereka adalah Nur Endang Abbas, Roni Yakub Laute dan Syafruddin.
Sayangnya, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi sampai saat ini masih belum ingin berkomentar soal jabatan Jenderal ASN di Sultra ini.
Kata orang nomor satu di Sultra ini, soal calon Sekda Sultra merupakan keputusan dari Kemendagri.
Ditanyai apakah akan ada pilihan lain tabg dilakukan pemerintah provinsi termasuk kocok ulang Sekda Sultra, ia meminta awak media untuk menanyakan hal tersebut ke Plt Direkrut Jendral (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik.
BACA JUGA :
- Patroli KRYD Ditlantas Polda Sultra Amankan Ibadah, Situasi Aman dan Kondusif
- Angka Kecelakaan Turun 14 Persen, Operasi Ketupat Anoa 2026 di Sultra Dinilai Efektif
- BPS Catat Neraca Perdagangan Sultra Defisit pada Februari 2026
- Gubernur Sultra Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Optimistis Pertahankan Opini WTP
- Gubernur Sultra Resmikan Groundbreaking GOR UM Kendari, Dorong Sinergi Kampus Cetak SDM Berkualitas
- Mitra10 Kendari Hadirkan Promo Anniversary April 2026, Diskon hingga 29 Persen dan Hadiah Langsung
“Siapa yang bilang, tanya saja Dirjen Otda. Kocok ulang sekda, tanya saja ke Dirjen Otda, pokoknya terserah Mendagri mau apa, kita serahkan ke pusat saja,” bebernya saat di DPRD Sultra, Rabu (07/08/2019).
Kata Ali Mazi, meskipun belum ada Sekda Sultra yang defenitif. Namun roda pemerintahan di Sultra tetap berjalan sekalipun jabatan Sekda di isi oleh Penjabat.
“Jadi begini, mau Sekdanya atau pemerintahannya yang jalan. Tidak ada masalah kan jalan terus pemerintahan ini. Pembahasan semuanya jalan,” tukasnya. (B)











