Reporter : Hasrun
Editor : Kang Upik
RUMBIA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiagakan dua kapal feri untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di Pelabuhan Kasipute.
Dua kapal pemuat penumpang dan kendaraan itu disiagakan untuk melayani rute dari dan ke Kabaena, menjelang menjelang momen mudik hari raya Idul Adha pada 11 Agustus 2019 mendatang.
Kepala Dishub Bombana Syahrun menuturkan, saat mudik Idul Adha penumpang yang hendak mudik melalui jalur pelabuhan Kasipute dipastikan tidak akan menumpuk.
Sabab, kata Syahrun, pihaknya sudah menyiagakan dua kapal feri untuk melayani penumpang di dua rute terpadat saat mudik, yakni Bira – Sikeli dan Kasipute – Tondasi.
“Tidak adami masalah kalau mudik dengan jalur transportasi laut di Bombana, kita sudah ada dua Feri yang beroperasi,” ujarnya Syahrun, Rabu (7/8/2019)
BACA JUGA :
- Polda Sultra Mewujudkan Perayaan Yang Lancar dan Tertib di Hari May Day
- Pemkab Konkep Paparkan Capaian Satu Tahun Pemerintahan melalui LKPJ 2025
- Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok LPG Sultra Aman, EGM Tinjau Langsung SPPEK Kendari
- Konsumsi Energi di Sultra Kembali Stabil, Pertamina Imbau Penggunaan BBM Secara Bijak
- IPMAPAL Soroti Rencana Aktivitas PT Sambas Minerals Mining, Minta Kejelasan Sebelum Beroperasi
- Siswa Kelas XII SMAN 15 Bombana Jalani Ujian Praktik dan Teori PAJ
Dengan tersedianya dua armada laut tersebut, dirinya menjamin penumpang yang hendak mudik membawa kendaraan roda empat atau roda dua akan terlayani seluruhnya. “Satu feri saja bisa muat sampai beberapa buah mobil Avansa,” tandasnya.
Meski demikian, lanjut Syahrun, dirinya meminta pemudik agar mengetahui jadwal keberangkatan kapal, agar tidak berangkat di satu waktu yang sama sehingga memicu tumpukan penumpang.
“Kalau kapal Bontoharu dari Kasipute ke Kabaeana setiap hari Sabtu, sedangkan Feri yang satunya dia tiga kali dalam seminggu ke Kabaena, hari Selasa, Kamis dan Minggu,” ucapnya.
Ia juga menghimbau, para pemudik di daerah itu, agar menjaga ketertiban saat berada di Pelabuhan untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan. “Kita minta supaya pemudik tertib jika mau naik dikapal, dan yang paling penting perhatikan jadwal keberangkatan,” pungkasnya. (A)











