Redaksi
UNAAHA – Kebiasaan memancing ikan lele pada malam hari di sungai Lahumbuti, justru menjadi malapetaka bagi Melkias (54) dan putranya Rein (17) warga Kelurahan Unaaha, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) , pada Minggu (17/3/2019) sekitar 19.30 Wita. Saat itu, Melkias tiba-tiba diterkam buaya, hingga tenggelam ke dalam sungai.
Baca Juga :
- PT KDI Buka Suara Soal Longsor Langgikima: Prioritaskan Korban dan Siap Kooperatif dalam Investigasi
- Sempat Bersitegang Antara Pedagang dan Petugas, Ratusan Lapak Bensin Eceran di Sekitar SPBU Andonohu Ditertibkan
- Gebrakan Baru Mahasiswa Jurnalistik, Siswa SMAN 10 Kendari Diperkenalkan Cara Cerdas Menyaring Konten AI Pemilu
- Lima ASN Jadi Tersangka di Dua Kasus Korupsi di Konawe, GERAK SULTRA Pertanyakan Kesungguhan Penyidik Terhadap Kasus Makan Minum Saat Pj Bupati Harmin Ramba Rp, 9, 2 M
- Polres Konawe Tetapkan Lima ASN Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Rp883 Juta
- Dari Kabid Jadi Kadis, Hikmawaty Naik Pimpin Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra
Informasi yang berhasil dirampung, awalnya korban yang saat ini tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama anaknya sedang mancing malam di sungai Lahambuti, saat itu pancing korban dimakan ikan Lele, kemudian korban menarik pancingnya, karena ikan yang makan umpannya cukup besar, korban lalu bergeser ke tepi sungai untuk menarik tali pancingnya.
Namun pada saat korban menarik tali pancingnya yang tidak jauh dari air sungai, tiba-tiba tangan korban digigit dan ditarik buaya sehingga korban turun ke dalam sungai, saat itu korban berusaha melepaskan diri dari tarikan buaya, namun buaya tersebut tetap menarik korban hingga ke dalam sungai.

“Saya liat, dia (korban,red) ditarik buaya ditarik ke dalam sungai, bahkan senter yang dipasang di kepalanya masih dalam kondisi menyalah,” cerita Rein, Minggu (17/3/2019).
Dalam keadaan menangis, anak korban langsung meninggalkan tempat pemancingan untuk mencari pertolongan kepada masyarakat. Setelah informasi ini menyebar, sekitar pukul 20.30 wita personel Polres Konawe, Polsek Unaaha dan BPBD Konawe bersama warga menuju tempat kejadian musibah (TKM) untuk melakukan pencarian, namun hingga pukul 24.00 wita korban belum juga ditemukan.
Baca Juga :
- Konawe Raih Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Se-Sultra, Pemkab : Bukti Tata Kelola Anggaran Yang Akuntabel
- Polemik 5 Bokeo Mekongga Mencuat, LAT: Rusak Tatanan Budaya Suku Tolaki
- IMIK Jakarta Desak Evaluasi dan Penghentian Sementara Aktivitas PT EMS Usai Truk Tangki Hantam Rumah Warga
- MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan kepada Dua Jaksa Kejari Konawe
- Publik Tunggu Tersangka Kasus Makan Minum Pemda Konawe, Gerak Sultra Tagih Janji Kapolres
- Sambut Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kejari Konawe Gelar Pasar Murah, Cek Kesehatan dan Sunatan Massal Gratis
Basarnas Kendari yang juga mendapat informasi, langsung memberangkatkan Tim rescue sekitar pukul 23.05 wita dengan menggunakan satu unit rescue truck, satu unit rubber boat bersama peralatan pendukung lengkap lainnya untuk memberikan bantuan SAR terhadap korban.
“Kami memperoleh informasi dari Pak Dedet BPBD Konawe, yang menjelaskan bahwa pada pukul 20.00 wita telah terjadi musibah satu orang tenggelam di sungai Lahambuti, atas info itu tim langsung diberangkatkan untuk ikut melakukan pencarian terhadap korban,” terangnya.











