Reporter : Erlin
Editor : Kang Upi
ANDOOLO – Sudah cukup dikenal warga di Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), tentang sosok Polisi yang kerap melantunkan bacaan Al-Qur’an dengan suara merdu.
Pun juga saat melantunkan Adzan, Polisi berpangakat Brigadir Kepala (Bripka) ini pun melafalkannya dengan apik sehingga membuat jamaah takjub saat mendengarnya.
Dialah Bripka Gulbahar, anggota Polsek Andoolo yang seharinya menjabat sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Kecamatan Andoolo.
Dengan kualitas dan kemampuannya ini, tak jarang masyarakat menunjuknya sebagai imam sholat, serta tak jarang juga menjadi Khatib, atau jadi Muazin.
Sebagai Bhabinkamtibmas, disetiap khutbahnya, Gulbahar selalu menyelipkan pesan ajakan untuk menjaga persatuan dan kesatuan, untuk menangkal isu SARA yang dapat memecah belah umat beragama.
Tidak jarang juga dia membawakan materi tentang persatuan dan kesatuan, ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, yang dikaitkan dengan era kekinian.
Terkait figur Gulbahar, Abusran Tokase yang juga tokoh masyarakat yang juga pengurus Mesjid Al-Khayrat di Kelurahan Alangga mengaku terbantu dengan keberadaanya.
Baca Juga :
- Kapolda Sultra Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian
- Kasus Penipuan Online di Sultra Tembus 943 Perkara, Facebook Jadi Modus dan Media yang Paling Dominan
- Berhasil Kurangi Pengangguran, Lima Daerah di Sultra Raih Penghargaan dari Kemendagri
- Kolaka Terima Dua Penghargaan, Mendagri: Kalau Yang Lain Belum Dapat Saya Minta Maaf
- LPS Pastikan Dana Masyarakat Tetap Aman, Bunga Penjaminan Tak Berubah
- Polda Sultra Salurkan Ribuan Kupon Kurban, Wujud Kepedulian Sosial dan Pengabdian Polri untuk Masyarakat
Ia juga menyebut, Bripka Gulbahar yang menjadi panutan karena lantunan suara adzan yang merdu, bacaan ayat suci Al-Qur’an yang fasih.
“Keberadaan Bripka Gulbahar, sangat membantu karena sering mengisi kekosongan apa bila ada imam, muazin dan khotib yang berhalangan, suara adzannya sering dinantikan jamaah,” jelas Abusaran, Selasa (14/5/2019).
Tidak hanya aktif di Masjid Al-Khayrat, kata Abusran, Bripka Gulbahar juga aktif di beberapa mesjid di Andoolo. “Kalau di Andoolo, Bripka Gulbahar tidak hanya menjadi imam, muazin ataupun Khotib tetapi ia juga menjadi guru ngaji bagi anak-anaknya,” paparnya. (B)











