Reporter: Muh. Ardiansyah R.
Editor: Taya
KENDARI – Berdasarkan hasil dinamika atmosfer Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memperkirakan mulai 2–4 Januari 2020 berpotensi cuaca ekstrim.
Cuaca hujan dengan intensitas lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa kabupaten dan di Sultra yakni Wakatobi, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Baubau, Buton, Konawe Utara, Konawe Selatan, Bombana, Muna, Muna Barat, Kendari, dan Kabupaten Konawe.
Potensi cuaca berupa angin kencang yang dapat mencapai di atas 15 knot sehingga berpotensi gelombang dengan tinggi 1,25–2,5 meter. Ini terjadi di wilayah Perairan Baubau, Perairan Wakatobi, dan Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara.
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Klas II Kendari, Ramlan mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2020 pada Januari untuk wilayah Kendari dan Konawe selatan, Mei untuk wilayah Konawe, April wilayah Kolaka, dan Juni untuk wilayah Muna dan Buton.
BACA JUGA :
- KSPM FEB UHO Gelar Webinar Nasional, Membongkar Mitos ‘Cepat Kaya’ dan Keamanan Berinvestasi di Pasar Modal Indonesia
- GERAK Sultra Bongkar Rp 9 T, Gubernur LIRA Lanjut Desak KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Gubernur ASR
- Bobrok PT TMS Terus Terbongkar! Jual 14,4 Juta Ton Nikel di Kawasan Hutan, GERAK Sultra, Temuan BPK RI : Kerugian Negara Rp 9 T, Denda Rp 2,09 T Nunggak Rp 1,5 T
“Khususnya akan ada dampak dari curah hujan tinggi yang dapat memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang pohon tumbang dan jalan licin,” ucapnya dalam rilis yang diterima MEDIAKENDARI.com, Kamis (2/1/2020).
Dia berharap dapat diperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran dan meminta kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi seperti Baubau, Wakatobi, dan laut Banda Timur Sultra agar tetap selalu waspada.











