Editor : Kang Upi
KENDARI – PT Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI) menurunkan dua alat berat ke Desa Andedowi, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe untuk membantu pembukaan akses jalan alternatif melewati banjir yang menggenangi jalan utama wilayah tersebut.
Banjir sendiri mulai menggenangi kawasan ini sejak tiga hari lalu, bersamaan dengan tingginya curah hujan yang menyebabkan Sungai Pohara yang berada di sisi desa tersebut meluap, dan menggenangi pemukiman serta jalan raya.
“Kita sudah turunkan dua eksavator, dan rencananya kita akan buat tanggul, namun dengan kondisi yang ada sepertinya akan sulit jika kita timbun sekarang, untuk itu satu-satunya kemungkinan harus membuat jembatan,” jelas General Manager PT VDNI, Rusmin Abdul Gani pada mediakendari.com di Desa Andedowi, Rabu (12/6/2019).
Namun, kata Rusmin, melihat kondisi yang ada maka pembuatan jembatan sebagai jalur alternatif yang dapat digunakan para pengendara juga akan memakan waktu yang cukup lama.
“Karena kalau ditimbun ini akan semakin parah, jadi memang harus bikin jembatan tapi cukum memakan waktu juga pembuatannya itu,” tambahnya.
Semantara itu, atas banjir yang melanda sebagian wilayah di Kecamatan Sampara, Kapolsek Sampara IPTU Ramis A. Pomalingo menghimbau pengendara yang hendak melewati banjir untuk bersabar.
Ia berharap pengendara bisa mengantri dengan tertib untuk dapat disebrangkan melalui penyebrangan alternatif menggunakan pincara atau perahu yang didorong oleh warga setempat.
Baca Juga :
- DARURAT MBG DI KONSEL! Diduga Keracunan Massal, Siswa SMA 10 dan Dua SD di Angata Tumbang Diare Usai Santap Makan Bergizi Gratis
- COUNTDOWN! Sisa 6 Hari Lagi, INFORMA Living Plaza Kendari Kasih Cashback 10%, Jangan Sampai Ketinggalan!
- Promo Spektakuler INFORMA Kendari: Hadirkan Nyaman di Setiap Ruang, Ada Rak WALLY Hingga Kursi Ergonomis G NEO MJOLNIR
- Wakapolri Kunjungan Kerja di Sultra, Perkuat Sinergi Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
- Prof. Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO, Wamen Fauzan Tekankan Kampus Harus Berdampak
- Sejarah Baru Biliar Sultra! 48 Wonder Ladies Duel di Kraken Billiard, Ketua POBSI Kendari Ardiansyah Pratama Putra Siapkan Hadiah Rp 6,7 Juta + Trophy
“Saya berharap pengendara bersabar dengan tertib, jangan sampai melakukan hal yang tidak di inginkan, atau emosi berlebihan sehingga melanggar hukum,” kata IPTU Ramis yang juga Mantan Kasubag Humas Bag Ops Polres Konawe ini.
Berdasarkan pantauan di lapangan, untuk menyebrangkan kendaraan roda dua maupun roda empat, terdapat empat pincara yang dioperasikan warga, dengan cara di dorong beramai – ramai melewati genangan banjir setinggi satu meter.
Untuk biaya angkutan menggunakan pincara ini bervariasi terganting jenis kendaraan, untuk mobil Rp 200 ribu, motor Rp 10 ribu dan warga Rp 5 ribu. Selain menggunakan pincara, warga juga menjajakan jalur jalan darurat untuk motor dengan membayar Rp 10 ribu.











