Camat se Kota Kendari Ikuti Seminar RDTR Kawasan Pengembangan Kota

NEWS318 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Puluhan Camat se Kota Kendari mengikuti seminar akhir Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) Kawasan Strategis Kota Kendari.

Seminar akhir RDTR yang dilaksanakan Dinas Perumahan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari ini gelar di salah satu hotel di Kota Kendari pada Selasa, (27/12/22).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kendari Ridwansyah Taridala mengungkapkan, dalam kegiatan ini seluruh camat se-Kota Kendari diberikan informasi detail terkait wilayah masing-masing.

Baca Juga : Inflasi Sultra Capai 6,59 Persen, Lebih Tinggi dari Angka Nasional

“Kita harap para camat bisa berbagi informasi bagi teman-teman lurah hingga ketingkat RT RW,” kata Ridwansyah Taridala dalam sambutannya.

Dengan seminar ini, diharapkan para Camat bisa memberikan informasi kepada jajarannya, untuk mengetahui daerah mana saja yang menjadi lokasi pengembangan kota.

“Sehingga teman-teman kelurahan tau, ketika mereka mengeluarkan izin rekomendasi pembangunan, mereka sudah tau daerah yang menjadi kawasan pengembangan kota,” tambahnya.

Baca Juga : ASN Pemprov Sultra Dilarang Tambah Libur Usai Tahun Baru

Mantan Kepala Bappeda Kota Kendari ini menegaskan, dengan penataan ruang ini, para investor yang masuk juga dapat mengetahui regulasi-regulasi yang ada di Kota Kendari.

Sehingga, saat investor melakukan kajian pengembangan usaha mereka dapat menyesuaikan dengan regulasi yang ada. Setelah ini akan diproses sesuai dengan rencana PUPR.

“Misalnya daerah Nambo dengan kondisi faktual sekarang ada potensi penambangan pasir, itu disesuaikan. Kemudian kawasan perkantoran yang ada di Kecamatan Kambu, sehingga mereka paham dengan daerah-daerah tersebut,” jelasnya.

Baca Juga : Ikut Rapat Anev Quick Wins Presisi, Ini Arahan Wakapolri Untuk Wakapolda Sultra Bersama Jajaran

Sementara itu Ketua DPRD Kota Kendari, H. Subhan mengatakan, seminar akhir RDTR ini menjadi rencana besar desain tata ruang bagi Kota Kendari.

Sehingga, peruntukan kawasan dan zonasi itu menjadi hal yang menjadi tanggapan baik oleh dinas maupun kelurahan.

“Ini sangat penting dan saya berharap apa yang menjadi potensi dan bahan masukan itu didiskusikan termasuk bagaimana sinkronisasi kita dengan pemerintah provinsi dan pusat. Makanya semua potensi dilingkungan menjadi bahan masukan,” tutupnya.

Reporter : Dila Aidzin

Facebook : Mediakendari