Reporter: Pendi
Editor : La Ode Adnan Irham
LASUSUA – Warga Desa Pitulua, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara, berinisial AS (39) tega menebas temannya Daeng Nai (45) sesama pembuat batu bata merah, Rabu malam (1/1/2020).
Akibatnya, Daeng Nai harus dilarikan ke RSUD Djafar Harun karena mengalami luka robek akibat tebasan di tangan kanannya.
Kapolsek Lasusua, IPTU Jamarin Riche SH mengatakan, motif pelaku dendam karena anaknya kerab diancam dan ditakut-takuti korban.
“Pelaku kini sudah diamankan di Polsek Lasusua,” tuturnya ketika dikonfirmasi.
Pelaku kata dia, dijerat pasal penganiayaan berat dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.
Sulmi, keluarga korban yang ditemui di RS menyebut, peristiwa itu terjadi tiba-tiba sekitar pukul 18.30 WITA.
BACA JUGA :
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
Saat itu dirinya sementara istirahat di pondok-pondok setelah mengerjakan batu bata merah. Setelah ia mendengar suara gaduh pertengkaran, ia datang dan melihat korban sudah tersungkur.
“Kami langsung bawa pakai Mobil open (mobil pemuat batu bata merah) ke rumah sakit,” katanya. (A)











