oleh

Dinkes Kota Kendari Sebut Seluruh Kelurahan di Kota Kendari Rawan Kasus DBD

-NEWS-45 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Rahminingrum ungkap Kota Kendari hingga saat ini masih menjadi daerah rawan Demam Berdarah Dengue (DBD) saat diwawancarai pada Selasa,(29/06/22).

Dia mengungkapkan, dari tahun ke tahun semua kelurahan di Kota Kendari selalu saja terdapat kasus DBD. Kasus DBD hingga Mei 2022 mencapai 490 kasus dengan 3 kematian.

Baca Juga : Kadis Kominfo Sultra Sebut Ada Tiga Pemicu Terjadinya Kejahatan Siber

“Kalau betul-betul kita mau menurunkan kasus DBD adalah harus mengedepankan pemberantasan sarang nyamuk DBD. Pastikan di rumah kita tidak ada jentik nyamuk,” jelasnya.

Menurutnya pemberantasan DBD juga dibutuhkan kontribusi dari masyarakat dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Jadi walaupun ada virus Dengue tidak akan terjadi penularan. Karenakan DBD menular melalui vektor nyamuk, kalau lingkungan kita tidak ada jentik nyamuk ya tidak akan terjadi proses penularan,” katanya.

Baca Juga : Mahasiswa di Kendari Mabuk dan Ancam Pemilik Warung Makan Depan Kampus UHO Pakai Busur

Lebih lanjut dia mengatakan upaya paling efektif dan efisien dalam pemberantasan DBD ini adalah menggunakan 3 M plus atau Menguras, menutup dan mengubur.

” Plusnya itu memakai lotion, jangan menggantung pakaian kotor dan seterusnya. Terus kalau ada kasus segera melaporkan ke dinas kesehatan atau puskesmas,” bebernya.

Reporter: Dila Aidzin

Facebook : Mediakendari

Terkini