Reporter: M Ardiansyah R
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Workshop Jurnalis Sadar Wisata 11 hingga 13 November di Hotel Ataya. Senin, (11/11/2019).
Kegiatan itu bertujuan melibatkan jurnalis mengekspos dan membantu perkembangan kepariwisataan Indonesia.
Kabid Pengembangan Sumberdaya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dispar Sultra, Erwin Tahir mengatakan, jurnalis turut terlibat dalam menjaga citra positif kepariwisataan Indonesia.
“Keterlibatan dan peran para jurnalis dalam menulis serta mempublikasikan pemberitaan keperawisataan dalam menjaga image maupun keinginan para wisatawan,” ungkap Erwin.
Kata Erwin, peran Media sangat penting karena senantiasa memberitakan bencana alam dan bencana sosial. Sehingga Pers berperan vital dalam hal pencitraan dan persepsi tentang baik buruknya pariwisata.
“Apalagi di era digital seperti sekarang, berita maupun informasi di media mempengaruhi persepsi wisatawan secara realtime,” katanya.
Baca Juga :
- Jembatan Tampabulu Nyaris Tak Layak Dilalui, Pemkab Bombana Siapkan Perbaikan Darurat
- Patroli KRYD Ditlantas Polda Sultra Amankan Ibadah, Situasi Aman dan Kondusif
- Polantas Bersama Warga Perbaiki Jalan Berlubang di Pohara, Demi Keselamatan Pengendara
- Angka Kecelakaan Turun 14 Persen, Operasi Ketupat Anoa 2026 di Sultra Dinilai Efektif
- BPS Catat Neraca Perdagangan Sultra Defisit pada Februari 2026
- Gubernur Sultra Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Optimistis Pertahankan Opini WTP
Sehingga Kementerian Pariwisata RI mengajak dan merangkul Pers dalam bentuk implementasi Gerakan Jurnalis Sadar Wisata, khususnya Sultra.
“Selain berfungsi kontrol informasi, forum ini nantinya akan menjadi lembaga kerjasama dalam membangun percepatan kepariwisataan di Sultra,” harapnya.











