Reporter : Mumun
Editor : Taya
WANGGUDU – Rencana Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara untuk membangun menara telekomunikasi di tiga kecamatan pada 2020 mendatang, mendapat respon positif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Ketua DPRD Konut, Ikbar mengatakan program Pemkab Konut melalui Dinas Komunikasi dan Informatika saat ini sedang dilakukan pengkajian bersama di legislatif.
“Mengenai masalah jaringan yang terkendala di tiga kecamatan, ini yang sementara masih kita dudukan bersama di DPR. Supaya bagaimana caranya anggaran ada, tapi asas manfaatnya kurang untuk kita carikan supaya dialokasikan pembangunan tower jaringan,” katanya, Rabu (6/11/2019).
Menurut Yoga sapaan akrab Ikbar, dari lima kecamatan yakni Kecamatan Wawolesea, Oheo, Landawe, Wiwirano, Langgikima dan Lasolo Kepulauan yang belum tersentuh jaringan telekomunikasi diupayakan pembangunannya terlebih dahulu di tiga kecamatan.
Baca Juga :
- BULOG Cetak Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Tembus 4 Juta Ton
- KSPM FEB UHO Gelar Webinar Nasional, Membongkar Mitos ‘Cepat Kaya’ dan Keamanan Berinvestasi di Pasar Modal Indonesia
- GERAK Sultra Bongkar Rp 9 T, Gubernur LIRA Lanjut Desak KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Gubernur ASR
- Bobrok PT TMS Terus Terbongkar! Jual 14,4 Juta Ton Nikel di Kawasan Hutan, GERAK Sultra, Temuan BPK RI : Kerugian Negara Rp 9 T, Denda Rp 2,09 T Nunggak Rp 1,5 T
- Meriahkan Maulid dan HUT Kota Baubau ke-25, KKW-H Gelar Lomba Sholawat 24 Majelis Taklim
- Polri Tinggalkan Tagline “Presisi” dan Kini Usung “Polisi Bersama Masyarakat”
“Berdasarakan surat edaran dari Bupati Konut dari masing-masing perusahaan penyedia itu dari lima kecamatan, baru tiga yang terakomodir yaitu Lasolo Kepulauan, Wawolesa dan Oheo,” ujarnya.
Politisi asal PBB ini menuturkan dari penjelasan Diskominfo jika berdasarkan hasil peninjauan dari masing-masing penyedia, tiga kecamatan tersebut dianggap sangat memenuhi syarat.
“Hasil penilaian itu yang kasih memenuhi syarat karena berdasarkan hasil pertimbangan dari Dinas Pariwisata yang dinamakan segitiga berlian. Saya sudah konfirmasi Kabid Diskominfo, katanya penyedia ini siap membangun,” terangnya.(B)











