Reporter : Mumun
WANGGUDU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Safrin, mengecam aksi ‘koboi’ Kepala Desa Paku Jaya, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Yunus, yang diduga memukul petugas pos PAD di Desa Tondowatu, Kecamatan Motui.
Safrin meminta pihak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), untuk mengawal dan mendampingi korban yang saat ini kasusnya tengah ditangani oleh Polres Konawe.
“Saya minta Bapenda sebagai instansi teknis yang membawahi korban untuk memback up stafnya,” katanya, Selasa (17/9/2019).
BACA JUGA:
- Ampuh Sultra Harapkan Pemilik IUP Tak Salah Gunakan Kepmen ESDM 365 untuk Monopoli Jasa Pertambangan
- Polisi Amankan Kericuhan di Area Tambang Nikel PT Askom Matarape, Sejumlah Warga Paksa Operator Turun dari Alat Berat
- Yuri Kemal Lantik Bupati Ikbar Ketua DPW PBB Sultra, Tegaskan: Ruksamin Putra Terbaik Sultra Layak Masuk Kabinet Prabowo
- KNPI Sultra Tuntut Investigasi Total Tragedi Longsong Tambang Nikel di Konut
- Polemik 5 Bokeo Mekongga Mencuat, LAT: Rusak Tatanan Budaya Suku Tolaki
- Kontrak Jembatan Sambandete Segera Berakhir, Progres Belum 50 Persen, IMPH Desak Dirjen Bina Marga Bertindak Tegas
Menurut politisi Partai Golkar ini, aksi brutal sang oknum Kades itu dilakukan saat korban tengah menjalankan tugas secara kelembagaan. Sehingga, hal tersebut harus diberikan pendampingan oleh instansi terkait.
“Ini kan sudah masuk ke ranah hukum. Makanya instansi terkait harus mendampingi korban. Karena dia mendapatkan kekerasan itu saat menjalankan tugas,” tegasnya. (B)











