Reporter : Mumun
Editor : Kang Upik
WANGGUDU – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dibawah kendali Bupati Ruksamin dan Wakil Bupati Raup gencar melakukan lobi ke Pemerintah Pusat untuk pembangunan infrastruktur.
Hasilnya, jika tak ada arang melintang dua pembangkit listrik bakal dibangun di Bumi Oheo.
Bupati Konut Ruksamin mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Executive Vice President PLN Untuk Pengembangan Regional Sulawesi Suwarno, General Manajer UIW Bambang Yusif dan GM UIP Sulbagsel Putu Raisa.
BACA JUGA :
- MBM Sultra Laporkan Empat Perusahaan Tambang Pasir dan Sirtu Ilegal Unaaha – Uepai, Konawe ke Polda
- Cegah Tawuran, Kapolda Sultra Gelar Program Polisi Peduli Pendidikan di SMAN 4 Kendari
- Kapolda Sultra Pimpin Apel Operasi Patuh Anoa 2026 : Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan
- Putusan Sela PN Unaaha Tolak Eksepsi VDNI dan OSS, Perkara Gugatan Lingkungan Hidup Rp 42,77 Miliar Berlanjut, WALHI Sultra : Siap Hadapi Persidangan Kerugian Ekonomi
- Kapolres Konawe Selatan Ajak Pelajar SMAN 3 Konsel Tingkatkan Disiplin dan Hindari Kenakalan Remaja
- Polsek Benua Respon Cepat, Cek Isu Sabung Ayam, Hasilnya NIHIL dan Ajak Warga Bijak Bermedsos
“Kami pertemuan silaturahim di Kantor Pusat PLN Jakarta membahas tentang rencana pembangunan dua pembangkit listrik,” kata Ruksamin melalui pesan WhatsApp, Kamis (1/8/2019).
Mantan Ketua DPRD Konut ini menuturkan, dua pembangkit listrik yang bakal dibangun di wilayahnya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2×200 MW di Kecamatan Motui.
“Serta persiapan rencana pembangunan PLTA Sungai Lasolo di Kecamatan Asera. Untuk PLTU di Motui sudah sedang persiapan. Kalau di Sungai lasolo masih tahap proses di pusat,” ujarnya. (A)











