Reporter: Muhamad Erfin
Editor : Taya
KENDARI – Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Poasia berkomitmen untuk mendukung visi Pemerintah Kota Kendari, dalam mewujudkan ‘Kota Layak Huni’
Melaksanakan komitmennya ini, Puskesmas Poasia melaksanakan berbagai inovasi dan program, dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Tata Usaha Puskesmas Poasia, Haryono mengatakan, salah satu program yang dilaksanakan yakni Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).
Selain itu, kata Haryono, pihaknya juga melaksanakan kegiatan inovatif untuk menunjang pelayanan puskesmas, seperti Puskesmas ramah anak, pelayanan pasien gangguan jiwa dan rehabilitasi narkoba.
Hal lainnya, yakni meningkatkan pelayanan fasilitas Puskesmas agar pasien nyaman ketika berobat di Puskesmas seperti mesin antrian, pengembangan poliklinik layanan yang meliputi poliklinik khusus pelayanan lansia.
“Selebihnya tentang sarana komunikasi antara pemberi layanan dengan pengguna layanan,” katanya, Senin (11/11/2019).
Baca Juga :
- Bengkel Seni FISIP UHO Bangkit! Resmi Lantik 73 Anggota Baru di 5 Divisi, Siap Guncang Panggung Seni Kampus
- Jelang HUT ke-75 Humas Polri, Kabag SDM Polres Konsel AKP Sriyanto Pimpin Bakti Sosial di Gereja Siloam : Indahnya Toleransi Polri Bersama Masyarakat
- Bukan Razia, Bukan Penindakan, Fenomena Polri di Jalan di Sultra: Kapolda Atur Lalin, Wakapolda Apel di SMA, Kapolres Konawe Sebrangkan Siswa
- Gerebek Tengah Malam Buta! Polres Konawe & BNNK Sikat Sarang Narkoba di Uepai, 57 Paket Sabu 31 Gram Diamankan, Bandar Kabur.
- Gatur Lalin Kapolres Konawe, Pastikan Keselamatan Anak Sekolah dan Masyarakat
- Gubernur LIRA Sultra Salut Kapolda Himawan Mau Turun ke Jalan! Harap Kapolres Ikuti Jejaknya
Haryono juga menuturkan dengan adanya peningkatan layanan utama jumlah kunjungan dan rehabilitasi saat ini, pihaknya membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) baru yang mumpuni di bidang kesehatan.
“Di puskesmas Poasia ini perlu adanya penambahan sumber daya manusia mengingat peningkatan jumlah kunjungan yang kuantitatif dan rehabilitatif itu menandakan bahwa di Puskesmas ini perlu penambahan tenaga kerja,” katanya. (A)











