Reporter: Muhamad Erfin
Editor : Taya
KENDARI – Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Poasia berkomitmen untuk mendukung visi Pemerintah Kota Kendari, dalam mewujudkan ‘Kota Layak Huni’
Melaksanakan komitmennya ini, Puskesmas Poasia melaksanakan berbagai inovasi dan program, dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Tata Usaha Puskesmas Poasia, Haryono mengatakan, salah satu program yang dilaksanakan yakni Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).
Selain itu, kata Haryono, pihaknya juga melaksanakan kegiatan inovatif untuk menunjang pelayanan puskesmas, seperti Puskesmas ramah anak, pelayanan pasien gangguan jiwa dan rehabilitasi narkoba.
Hal lainnya, yakni meningkatkan pelayanan fasilitas Puskesmas agar pasien nyaman ketika berobat di Puskesmas seperti mesin antrian, pengembangan poliklinik layanan yang meliputi poliklinik khusus pelayanan lansia.
“Selebihnya tentang sarana komunikasi antara pemberi layanan dengan pengguna layanan,” katanya, Senin (11/11/2019).
Baca Juga :
- MBG Kembali Makan Korban di SMA 1 Tongauna Konawe, Ketua KNPI Sultra Berang : Jangan Ada yang Dilindungi
- PT KDI Buka Suara Soal Longsor Langgikima: Prioritaskan Korban dan Siap Kooperatif dalam Investigasi
- KNPI Sultra Tuntut Investigasi Total Tragedi Longsong Tambang Nikel di Konut
- Sempat Bersitegang Antara Pedagang dan Petugas, Ratusan Lapak Bensin Eceran di Sekitar SPBU Andonohu Ditertibkan
- Publik Tunggu Tersangka Kasus Makan Minum Bagian Umum Pemda Konawe Rp 9,2 M Yang Ditangani Polres Konawe, Gerak Sultra Desak Polda Sultra Turun Tangan
- Ditlantas Polda Sultra Anugerahkan Lantas Award kepada Penggerak Keselamatan
Haryono juga menuturkan dengan adanya peningkatan layanan utama jumlah kunjungan dan rehabilitasi saat ini, pihaknya membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) baru yang mumpuni di bidang kesehatan.
“Di puskesmas Poasia ini perlu adanya penambahan sumber daya manusia mengingat peningkatan jumlah kunjungan yang kuantitatif dan rehabilitatif itu menandakan bahwa di Puskesmas ini perlu penambahan tenaga kerja,” katanya. (A)











