Reporter: Muhamad Erfin
Editor : Taya
KENDARI – Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Poasia berkomitmen untuk mendukung visi Pemerintah Kota Kendari, dalam mewujudkan ‘Kota Layak Huni’
Melaksanakan komitmennya ini, Puskesmas Poasia melaksanakan berbagai inovasi dan program, dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Tata Usaha Puskesmas Poasia, Haryono mengatakan, salah satu program yang dilaksanakan yakni Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).
Selain itu, kata Haryono, pihaknya juga melaksanakan kegiatan inovatif untuk menunjang pelayanan puskesmas, seperti Puskesmas ramah anak, pelayanan pasien gangguan jiwa dan rehabilitasi narkoba.
Hal lainnya, yakni meningkatkan pelayanan fasilitas Puskesmas agar pasien nyaman ketika berobat di Puskesmas seperti mesin antrian, pengembangan poliklinik layanan yang meliputi poliklinik khusus pelayanan lansia.
“Selebihnya tentang sarana komunikasi antara pemberi layanan dengan pengguna layanan,” katanya, Senin (11/11/2019).
Baca Juga :
- GERAK Sultra Bongkar Rp 9 T, Gubernur LIRA Lanjut Desak KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Gubernur ASR
- Bobrok PT TMS Terus Terbongkar! Jual 14,4 Juta Ton Nikel di Kawasan Hutan, GERAK Sultra, Temuan BPK RI : Kerugian Negara Rp 9 T, Denda Rp 2,09 T Nunggak Rp 1,5 T
- Meriahkan Maulid dan HUT Kota Baubau ke-25, KKW-H Gelar Lomba Sholawat 24 Majelis Taklim
- Polri Tinggalkan Tagline “Presisi” dan Kini Usung “Polisi Bersama Masyarakat”
- 3,5 KG SABU GAGAL EDAR! Polda Sultra Tangkap Dua Pengedar di Kendari.
- GEBRAKAN KAJATI SULTRA! Oknum Kajari Senior di Sultra Diamankan – Dr. Sugeng Riyanta Tak Pandang Jabatan
Haryono juga menuturkan dengan adanya peningkatan layanan utama jumlah kunjungan dan rehabilitasi saat ini, pihaknya membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) baru yang mumpuni di bidang kesehatan.
“Di puskesmas Poasia ini perlu adanya penambahan sumber daya manusia mengingat peningkatan jumlah kunjungan yang kuantitatif dan rehabilitatif itu menandakan bahwa di Puskesmas ini perlu penambahan tenaga kerja,” katanya. (A)











