oleh

Gubernur Ali Mazi Minta Kepala OPD Laporkan Realisasi Serapan Anggaran dan Progres Fisik

-NEWS-84 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) Rapat Kordinasi dan Evaluasi Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan APBD Tahun Anggaran 2022. Rapat diselenggarakan di salah satu hotel Kota Kendari dan dibuka Gubernur Sultra, H Ali Mazi. Pada Senin, 27 Juni 2022.

Gubernur Ali Mazi dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan semangat dan upaya bersama dalam pelaksanaan pembangunan serapan anggaran dan pelaporan.

Baca Juga : Miliki 26 Sachet Sabu, Oknum ASN di Konsel Ditangkap Polisi

“Berdasarkan evaluasi yang dilakukan secara nasional menunjukkan bahwa Sultra berada di urutan ke 23 dengan presentase 30,28 persen untuk kategori pendapatan APBD Provinsi se Indonesia dan untuk realisasi belanja berada di urutan 18 dengan presentase 21,89 persen dimana kategori tersebut Sultra masih berada di garis merah,” sebutnya Senin, 27 Juni 2022.

Lanjut Gubernur menjelaskan dia berharap kepada seluruh kepala OPD dapat berperan aktif dalam melakukan evaluasi dan pengendalian dalam penyerapan anggaran sebagaimana tertuang dalam APBD masing-masing.

“Sesuai arahan bapak Presiden RI, tugas kita adalah memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat salah satunya mempercepat realisasi anggaran dengan tetap memperhatikan tranparansi dan akuntabilitas sehingga program -program yang telah kita rencanakan dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” jelas Ali Mazi.

Baca Juga : Wali Kota Kendari : Momentum HANI untuk Perangi Narkoba

Selanjutnya Orang Nomor Satu di Sultra ini, meminta kepada setiap kepala OPD lingkup Pemprov Sultra agar melaporkan realisasi serapan anggaran dan progres fisik melalui biro administrasi pembangunan.

“Untuk selanjutnya dilaporkan kepada saya sehingga tugas dan fungsi gubernur sebagai perwakilan pusat di daerah dapat memastikan semua progres fisik berjalan sesuai dengan ketentuan. Maka kita dapat mengetahui setiap OPD, jika serapan progres fisik masih rendah dapat dipastikan kinerja OPD tersebut belum optimal dan perlu mendapatkan perhatian dari pimpinan sebagai upaya kita bagi upaya pengembangan pembangunan Sultra,” pungkasnya.

Reporter : Sardin D.

Facebook : Mediakendari

Terkini