Reporter : Hendrik B
Editor : Kang Upi
KENDARI – Banjir yang melanda di Kabupaten Konawe Utara (Konut) tidak hanya menggenangi pemukiman, tapi juga jalan raya yang menjadi satu-satunya akses ke wilayah tersebut.
Kondisi ini menghambat distribusi tabung gas elpiji oleh agen resmi Pertamina, sehingga pasokan tabung gas terlambat dikirimkan ke wilayah Konut, karena truk pengangkut harus berjibaku dengan banjir.
Sales Executive LPG III PT Pertamina (Persero), Arnaldo Andika Putra menjelaskan, karena kondisi banjir tersebut Pertamina bakal mendistribusikan tabung gas elpiji ke Konut menggunakan kapal laut.
“Jadi kami akan menyalurkan dengan menggunakan kapal laut, agar tabung gas elpiji bisa tersalurkan kepada masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi mediakendari.com, Jumat (14/6/2019).
Baca Juga :
- Tujuh Tahun Tragedi Randi–Yusuf : Ketika Keadilan Belum Menemukan Titik Terang
- Tambang Nikel PT Kasmar Tiar Raya Telan Korban, M Nawir Dianiaya hingga Kritis di RS Jafar Harun
- Diduga Sedang Liputan Pembayaran Lahan, Kades Herman Rangkap Jadi Humas PT Kasmar Tiar Raya di Kolut Aniaya M Nawir Hingga Kritis
- Ber ID Card Warta Global, Oknum Kades Mekuasseng Diduga Aniaya M Nawir Hingga Tak Sadar Diri di RS Jafar Harun Kolut
- Turnamen Futsal SD 84 Kendari Cup 1 Jadi Ajang Pencarian Bakat Atlet Cilik
- Apresiasi Penanganan Tipikor, Ampuh Desak Kajati Sultra Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Tower Bank BPD Sebesar Rp 7, 7 Miliar
Ia juga menuturkan, hambatan dalam pengangkutan tabung elpiji via jalur darat salah satunya di Desa Andodawi, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe yang banjir cukup tinggi akibat luapan Sungai Pohara.
Bahkan, kata Arnold, tiga truk Pertamina yang telah selesai mendistribusikan tabung gas elipiji di Konut, terjebak banjir di wilayah tersebut, sehingga terpaksa kembali ke Konut hingga menunggu air surut.
“Jadi tiga mobil tersebut tidak bisa tembus ke Kendari, terjebak di Desa Andodawi, Kecamatan Sampara,” pungkasnya. (B)











