Reporter : Hendrik B
Editor : Kang Upi
KENDARI – Banjir yang melanda di Kabupaten Konawe Utara (Konut) tidak hanya menggenangi pemukiman, tapi juga jalan raya yang menjadi satu-satunya akses ke wilayah tersebut.
Kondisi ini menghambat distribusi tabung gas elpiji oleh agen resmi Pertamina, sehingga pasokan tabung gas terlambat dikirimkan ke wilayah Konut, karena truk pengangkut harus berjibaku dengan banjir.
Sales Executive LPG III PT Pertamina (Persero), Arnaldo Andika Putra menjelaskan, karena kondisi banjir tersebut Pertamina bakal mendistribusikan tabung gas elpiji ke Konut menggunakan kapal laut.
“Jadi kami akan menyalurkan dengan menggunakan kapal laut, agar tabung gas elpiji bisa tersalurkan kepada masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi mediakendari.com, Jumat (14/6/2019).
Baca Juga :
- Polda Sultra Mewujudkan Perayaan Yang Lancar dan Tertib di Hari May Day
- Pemkab Konkep Paparkan Capaian Satu Tahun Pemerintahan melalui LKPJ 2025
- Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok LPG Sultra Aman, EGM Tinjau Langsung SPPEK Kendari
- Konsumsi Energi di Sultra Kembali Stabil, Pertamina Imbau Penggunaan BBM Secara Bijak
- IPMAPAL Soroti Rencana Aktivitas PT Sambas Minerals Mining, Minta Kejelasan Sebelum Beroperasi
- Siswa Kelas XII SMAN 15 Bombana Jalani Ujian Praktik dan Teori PAJ
Ia juga menuturkan, hambatan dalam pengangkutan tabung elpiji via jalur darat salah satunya di Desa Andodawi, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe yang banjir cukup tinggi akibat luapan Sungai Pohara.
Bahkan, kata Arnold, tiga truk Pertamina yang telah selesai mendistribusikan tabung gas elipiji di Konut, terjebak banjir di wilayah tersebut, sehingga terpaksa kembali ke Konut hingga menunggu air surut.
“Jadi tiga mobil tersebut tidak bisa tembus ke Kendari, terjebak di Desa Andodawi, Kecamatan Sampara,” pungkasnya. (B)











