Reporter : Kardin
Editor : Kang Upik
KENDARI – PT Jasa Raharja Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan santunan bagi korban meninggal dalam peristiwa terbakarnya KM Izhar, Sabtu (16/8/2019) lalu.
Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sultra, Regy S Wijaya menuturkan, hari ini, (Senin, 19/8/2019) dari empat korban asal Sultra, pihaknya akan memberikan santunan kepada tiga orang korban meninggal dunia.
BACA JUGA :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
Katanya, dari tujuh korban meninggal dunia akibat kebakaran KM Izhar, empat orang diantaranya adalah warga Sultra, sementara tiga lainnya berasal dari Sulawesi Tengah (Sulteng)
“Yang satunya sudah kami beri santunan pada Sabtu lalu, atas nama Naura. Hari ini tiga orang lainnya lagi,” jelas Regy saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/8/2019).
Regy juga menerangkan, sesuai aturan yang berlaku, masing-masing korban meninggal dunia sebanyak empat orang tersebut diberi santunan senilai Rp 50 juta dengan total keseluruhan Rp 200 juta.
“Kita berikan santunan masing-masing 50 juta,” ujarnya.
Berikut empat korban meninggal dunia yang mendapat santunan PT Jasa Raharja Sultra:
- Naura, usia 3 tahun, alamat: Kelurahan Kendari Caddi, Kota Kendari.
- Samia Lafidi, usia 43 tahun, alamat: Jl Imam Bonjol, Kelurahan Alolama, Kota Kendari.
- Haikal, usia 4 tahun, alamat: Desa Lalogombu, Kecamatan Punggaluku, Kabupaten Konawe Selatan.
- Nurianti, usia 45 tahun, alamat: Desa Lalogombu, Kecamatan Punggaluku, Kabupaten Konawe Selatan. (A)











