NEWS

Kadis Pariwisata Sultra Ridwan Badalla Dikeroyok Netizen Usai Polemik dengan Ridwan Bae, AMPG Desak Gubernur Evaluasi

×

Kadis Pariwisata Sultra Ridwan Badalla Dikeroyok Netizen Usai Polemik dengan Ridwan Bae, AMPG Desak Gubernur Evaluasi

Sebarkan artikel ini

Kadis Pariwisata Sultra Ridwan Badalla Dikeroyok Netizen Usai Polemik dengan Ridwan Bae, AMPG Desak Gubernur Evaluasi

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Ridwan Badalla, tengah menjadi sorotan dan diserbu (dikeroyok) warganet di media sosial. Hal ini buntut dari tanggapannya terhadap kritik anggota DPR RI asal Sultra, Ridwan Bae, kepada Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR).

Reel Instagram yang beredar luas, menunjukkan polemik tersebut dan memicu reaksi keras publik.

Polemik bermula saat Ridwan Bae dalam reses di Buton Tengah menyoroti kepemimpinan Gubernur ASR yang dinilai perlu lebih sering turun langsung ke masyarakat, tidak hanya mengandalkan laporan. Kritik tersebut merupakan fungsi pengawasan legislatif.

Namun, kritik itu kemudian ditanggapi Ridwan Badalla melalui unggahan di media sosial dengan menyebut pernyataan Ridwan Bae mengarah pada hal yang “konyol dan hoaks”.

Tanggapan inilah yang membuat netizen berbalik mengeroyok Kadis Pariwisata.

Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sultra, LM. Rajab Jinik, melontarkan kritik keras pada Selasa (27/10/2026).

Ia menilai tindakan Kadis Pariwisata yang menyerang balik anggota DPR RI adalah tidak etis dan tidak paham tupoksi legislatif.

“Gubernur tidak perlu alergi, apalagi mengutus buzzer atau bawahannya dalam hal ini Kadis Pariwisata yang secara etika tidak paham dengan tupoksi legislatif. Tugas pengawasan kami adalah mengawasi kinerja eksekutif,” tegas Rajab.

Rajab bahkan mendesak Gubernur ASR untuk mengevaluasi dan mencopot Ridwan Badalla.

“Rajab Jinik Nilai Kepemimpinan ASR Diktator Bila Tak Copot Ridwan Badalla dari Kadis Pariwisata,” tulis media Lontara Sultra mengutip pernyataannya.

Ia menegaskan, jika kritik legislator dibalas dengan serangan pejabat eksekutif, itu menunjukkan gaya kepemimpinan yang tidak sehat.

Hingga berita ini disusun, Kadis Pariwisata Sultra Ridwan Badalla belum memberikan klarifikasi resmi terbaru terkait serbuan netizen tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab.

Liputan : Tim Redaksi