Reporter : Erlin
ANDOOLO – Anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Andoolo, Brigadir Anak Agung AP intens memonitoring pembangunan infrastruktur di desa binaannya.
Dalam menjalankan tugasnya, Brigadir Anak Agung AP membawahi dua desa binaan, yakni Desa Ataku dan Alengge di Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Ditemui, Rabu (17/7/2019), Brigadir Anak Agung AP menuturkan, salah satu yang menjadi fokus monitoringnya yakni pembangunan drainase sepanjang 100 meter di Desa Ataku, yang anggarannya bersumber dari Dana Desa tahun 2019..
Menurutnya, dalam monitoring tersebut, dirinya mengecek sejauh mana progres pekerjaan pembangunan drainase tersebut, apakah sudah sesuai dengan ketentuannya atau tidak.
BACA JUGA :
- Tampil Maksimal, SMAN 8 Konsel Optimis Juara Harapan Satu
- Gubernur ASR Beberkan Empat Prioritas Pembangunan di Sultra di Hadapan Lukman Abunawas saat Pengukuhan IKA SMAN 1 Kendari
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Tri Saktiawan Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
- DPRD Konawe Terima Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 dari Pemda, Sekda : Defisit Rp174,5 Miliar Ditutup SiLPA dan Pinjaman
- Ditreskrimsus Polda Sultra Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Pemkot Baubau, Berkas Tersangka Dinyatakan Lengkap
Selain pembangunan drainase, kata Anak Agung, dirinya juga fokus mengawasi penggunaan dana desa untuk jenis pembangunan lainnya, agar tepat sasaran dan tidak ada penyelewengan anggaran yang dapat merugikan negara.
“Maksud dan tujuan giat monitoring dan pengawasan tersebut agar supaya Kepala Desa benar -benar merealisasikan dana desa tahun 2019 yang telah digelontorkan pemerintah serta tidak main -main dalam menggunakan dana desa yang merupakan uang rakyat,” ungkapnya.
Selain turun langsung ke masyarakat untuk mengecek progres pembangunan, Anak Agung juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penggunaan dana desa sehingga tidak terjadi tindak pidana korupsi yang kerap terjadi diwilayah lain.
Ia berharap dengan monitoring tersebut, semua elemen bisa mendukung dan saling memonitor pelaksanaan pembangunan juga perbaikan sarana, agar pekerjaan tersebut selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan.
“Dengan demikian, tujuan dari program pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya dapat tercapai,” tutupnya. (B)











