Reporter : Hendrik B
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Keluarga Besar Mahasiswa (KBM), Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (2/10/2019).
KBM UHO melakukan aksi solidaritas untuk menuntut agar kasus tewasnya dua mahasiswa UHO, Randi dan Yusuf diusut tuntas.
Dalam aksi demonstrasi itu, mahasiswa juga meminta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra hadir ditengah – tengah massa aksi untuk berdialog secara langsung.
Beberapa menit kemudian, Kapolda Sultra, Brigjen Pol Drs Merdisyam M.Si menemui massa aksi.
Baca Juga:
- Dialog Publik IMM Sultra Jadi Panggung Kritik Terhadap Wacana Pilkada Tidak Langsung
- Menuju Pengelolaan Hutan Berkelanjutan, Sultra Dorong Evaluasi dan Reformasi KPH
- Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Sultra dan Bupati Konawe Panen Perdana Benih Padi di Wawotobi
- Siap Bersaing dengan Bank Nasional, Bank Sultra Mantapkan Fondasi Internal
- Dorong Ekonomi Daerah, Gubernur Sultra Minta Anggaran Jadi Stimulus Kesejahteraan
- Gubernur Andi Sumangerukka Rombak Birokrasi Sultra, 50 Pejabat Dilantik
Saat dialog berlangsung, mahasiswa menuntut Kasat Intelkam dan Kanit Sosbud Polres Kendari dicopot dari jabatannya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda mengatakan, dirinya akan masukan permintaan sebagai satu catatan, dan akan segera membahas dengan Wakapolda dan pejabat Polda lainnya.
“Saya hari ini baru masuk di Polda Sultra, saya akan masukan sebagai satu catatan, dan segera saya bahas dengan Wakapolda dan pejabat Polda lainnya,” ungkap Merdisyam kepada massa aksi.
Merdisyam juga mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan internal seperti yang saat ini sedang dilakukan.
“Jadi peran masing masing ini tidak lepas dari investigasi tim,” pungkasnya. (B).











