Reporter : Hendrik B
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Keluarga Besar Mahasiswa (KBM), Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (2/10/2019).
KBM UHO melakukan aksi solidaritas untuk menuntut agar kasus tewasnya dua mahasiswa UHO, Randi dan Yusuf diusut tuntas.
Dalam aksi demonstrasi itu, mahasiswa juga meminta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra hadir ditengah – tengah massa aksi untuk berdialog secara langsung.
Beberapa menit kemudian, Kapolda Sultra, Brigjen Pol Drs Merdisyam M.Si menemui massa aksi.
Baca Juga:
- Konawe Raih Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Se-Sultra, Pemkab : Bukti Tata Kelola Anggaran Yang Akuntabel
- Gebrakan Baru Mahasiswa Jurnalistik, Siswa SMAN 10 Kendari Diperkenalkan Cara Cerdas Menyaring Konten AI Pemilu
- Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Kapolda Sultra: Keselamatan Manusia Jadi Tujuan Tertinggi Polantas
- Ali Mazi Diperiksa di Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Rp31 Miliar, Kajati Sultra Ungkap Dugaan Modus dan Kerugian Awal
- Mukhtar Rangkap Jabatan, Gubernur Sultra Tunjuk Plt Kadis Dikbud
- Tanggap Kebutuhan Warga, Batalyon A Pelopor Brimob Sultra Gelar Aksi Bantuan Air Bersih
Saat dialog berlangsung, mahasiswa menuntut Kasat Intelkam dan Kanit Sosbud Polres Kendari dicopot dari jabatannya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda mengatakan, dirinya akan masukan permintaan sebagai satu catatan, dan akan segera membahas dengan Wakapolda dan pejabat Polda lainnya.
“Saya hari ini baru masuk di Polda Sultra, saya akan masukan sebagai satu catatan, dan segera saya bahas dengan Wakapolda dan pejabat Polda lainnya,” ungkap Merdisyam kepada massa aksi.
Merdisyam juga mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan internal seperti yang saat ini sedang dilakukan.
“Jadi peran masing masing ini tidak lepas dari investigasi tim,” pungkasnya. (B).











