Reporter: Rahmat R
Editor: La Ode Adnan Irham
JAKARTA – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Bae menyebut, kecil kemungkinan Rusman Emba mendapat dukungan Partai Golkar untuk berlaga di Pilkada Muna 2020 mendatang.
Rusman Emba kata dia tidak menguntungkan Partai Golkar, bahkan partainya sendiri, PDIP. Pasalnya, di Kabupaten Muna yang jadi Ketua DPRD berasal dari Partai Hanura. Sehingga hal itu bakal jadi pertimbangan DPP.
“Sekarang ini sangat kecil untuk didukung oleh Golkar. Dulu memang Golkar tidak dukung dia, tetapi peribadiku dulu,” jelasnya.
Ridwan membeberkan, saat ini yang sudah komunikasi langsung dengan dirinya adalah Syafirudin Udu dan Rajiun Tumada.
Baca Juga:
- Polres Konsel Humanis! Minggu Kasih di Gereja Siloam Punggaluku, Kasat Samapta Wakili Kapolres sampaikan Pesan Damai: Jaga Toleransi, Kuatkan Kerukunan
- Pasca Gerebek Narkoba, Polda Sultra dan TNI Patroli Bersama Warga Kampung Salo, Warga : Terima Kasih Kapolda
- VIRAL! Karyawan PT ATS Ngamuk Tak Dikasih Makan, Singgung Anak Lokal Sengaja Dibuat Menyerah
- Masa Jabatan Berakhir, Kini Nurnining Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD II Golkar Konawe, Siap Gelar Musda
- Dinginnya Subuh Keliling di Masjid An Nur, Kapolda dan Wakapolda Sultra : Keamanan Tak Bisa Sendiri, Butuh Warga
- Discover The Wild Season 3 Kembali Digelar, Hadirkan Edukasi dan Pameran Satwa di Hotel Qubah Kendari
“Kalau Rusman Emba pasti takut ketemu dengan saya. Karena ada yang belum dia selesaikan,” katanya sambil tertawa.
Saat ini yang sudah mendaftarkan diri untuk maju di Pilkada Muna melalui pintu Partai Golkar sudah tiga orang. Rajiun Tumada, Rusman Emba dan Syarifuddin Udu.
Menurut Anggota DPR RI dapil Sultra periode 2019-2024 ini, ketiga nama tersebut masih dalam pengamatan DPD II Muna dan DPD I Golkar Sultra. Karena yang dilihat adalah apakah kandidat yang diusung ini tidak akan menganggu proses politik Golkar, sedangkan menguntungkan dan elektabilitas adalah poin terakhir. (B)











